Bunga, Lebah, Ulat, Jangkrik, dan Katak

Aku punya seorang teman bernama Bunga (bukan nama sebenarnya), aku mengenalnya sejak aku duduk di bangku SMP. Ia adalah salah satu teman sekelasku ketika kelas 1 SMP.

Seperti anak-anak ABG seperti kami, Bunga pun beruntung memiliki seorang kumbang yang selalu menelponnya setiap malam, tak lain adalah teman sekelas kam juga, sebut saja Lebah.

Tetapi kisah Bunga dan Lebah hanya seumur jagung, tidak ada setengah tahun mereka bercinta dan akhirnya bercerai…

Dan cerita berlanjut di bangku SMA. Aku tak menyangka bertemu kembali dengan Bunga, tetapi ketika kelas 1 (kelas X) kita tidak sekelas, baru saat kelas XI dan XII kami sekelas. Cerita cinta Bunga ternyata tidak berhenti sampai di situ. Aku melihat dirinya bergelimang harta gono-gini. Bunga memiliki pacar baru, sebut saja Ulat. Ulat bersekolah di SMA lain. Dirinya penuh dengan cerita seorang insan yang sedang kasmaran, agak jijik mendengarnya, mungkin karena aku tidak mengerti apa-apa pada waktu itu…

Aku sempat iri melihat Bunga, secara fisik ia sepertinya kelebihan berat badan, tidak menarik kalau di pandang. Meskipun Ia terlahir di dalam keluarga mampu tetapi ia tidak terlihat modis sedikit pun. Orang tuanya sering sekali membanggakan diriku (berdasarkan pengakuan dari Bunga, yang suka menceritakan kecerdasanku kepada orang tuanya).

Kembali ke masalah utama…
Aku pernah mendengar cerita dari Bunga bahwa Bunga berlibur ke Bali bersama Ulat. Wah, tidak tanggung-tanggung, mereka pun menginap dalam satu kamar. Dan pada waktu itu, aku merasa hal itu sangat tabu tapi sekarang tak lagi begitu, hha..

Ini adalah sepenggalan dialog yang aku dengar ketika Bunga sedang curhat dengan teman sebangkunya.
Bunga: “Seneng banget bisa buka mata trus lihat dia (maksud: Ulat).
Teman sebangkunya: “Wah, senangnya.. >.<”

Yaa mungkin itulah anak muda zaman sekarang yang rela memberikan segalanya, hhaa..

Setelah setahun Bunga pacran dengan Ulat, Ulat pergi ke Jerman untuk meneruskan sekolahnya. Sayang sekali, jarak akhirnuya memaksa Bunga untuk memutuskan hubungan mereka. Tetapi Ulat mengajukan suatu syarat yaitu Bunga harus berpacaran dengan seseorang yang dipilihkan oleh Ulat.

Entah kenapa Ulat begitu bejat! Ia memberi kesempatan kepada sepupunya (sebut saja Jangkrik) yang ada di Jakarta untuk berpacaran dengan Bunga, dan parahnya lagi Bunga menyetujuinya.

Pada suatu saat Jangkrik sakit dan akhirnya dirawat di Rumah Sakit.

Sepenggalan dialog lagi, Bunga dengan teman sebangkunya…
Bunga: “Iya, gw jengukin dia, trus kita CP (ciuman bibir).”
Teman sebangkunya: (tersenyum) “Gimana rasanya?”
Bunga: “Ya apa yang barusan dia makan, itu yang gw rasain”

Oh, tidaaaaaaaaaaaakkkkkk..
Karena aku selalu duduk di depan Bunga, aku harus mendengar cerita-cerita berbau kemesuman ini saat aku masih sangat amat polos sekali.

Sepertinya, Bunga sangat mencintai Ulat dan tidak peduli apa yang diperintahkan oleh Ulat berdampak negatif kepadanya.

Cinta… cinta…
Sangat aneh ya??

Beberapa bulan ke depan, Bunga dekat dengan seorang cowok, yang juga sekelas dengan kami, sebut saja Katak. Katak kebetulan adalah temanku sejak TK, SD, SMP, SMA, TPA. Pada awalnya Bunga suka curhat dengan Katak, tetapi lama-kelamaan hubungan merekan beranjak ke tingkat yang lebih tinggi lagi yaitu PACARAN.

Tidaaaaaaaaaaaaaakkk…
Katak yang begitu polos harus memiliki pacar seperti Bunga?????

OMG… Apa CINTA benar-benar BUTA dan LEMAH MENTAL? (Yoga red.)

Dan sampai sekarang pun Bunga dan Katak masih hidup bersama…
Betapa indahnya kehidupan mereka…
Semoga saja mereka bisa meneruskan hubungan mereka hingga ke pelaminan. Amiiiiin…

Cinta..
Memang takkan pernah usai jika dibicarakan.
Tak akan ada yang tak mungkin dalam cinta.
Mencintai seseorang dan mencintai lagi pasti kita bisa mencintainya dengan perasaan yang jauh lebih besar.

Kebahagiaan ditentukan oleh pikiranmu sendiri.
Hidupmu, engkau sendiri yang membawanya..
Percayalah kamu bisa!!!

Mengatasi Bau Mulut

Menurut berbagai referensi, sebagian besar bau mulut disebabkan oleh bakteri penghasil sulfur. Bakteri ini biasanya tinggal di bagian belakang mulut. Munculnya bakteri ini karena kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik. Penyebabnya adalah gigi yang berlubang, infeksi gusi, dan xerostomia.

Xerostomia memiliki ciri khusus, yaitu mulut kering, air ludah kental dan sering merasa haus dan harus membasahi kerongkongan. Gejala ini disebabkan oleh dehidrasi, stress yang berlebihan, pemakaian obat kumur yang mengandung alkohol, usia lanjut, radioterapi, serta penggunaan jenis 0bat-obat tertentu.

Bau mulut perlu segera diatasi. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai berikut :

1. Jagalah kebersihan dan kesegaran mulut untuk menghilangkan bakteri yang menyebabkan bau mulut tak sedap. Caranya dengan menggosok gigi secara teratur dan benar. Mengonsumsi permen atau memakai penyegar mulut hanya berfungsi menutupi bau, tapi tidak akan menghilangkan bakteri penyebabnya.

2. Karena itu, perhatikan kembali cara kita menggosok gigi, apakah sudah benar atau belum. Bila semua sehat dan bersih, maka mulut tidak akan mengeluarkan bau tidak sedap.

3. Menjaga mulut tetap segar juga sangat penting. Ini bisa ditempuh dengan memperbanyak minum air putih. Selain itu, juga dengan memperbanyak konsumsi makanan yang berserat, seperti buah-buahan dan sayuran.

4. Bagi yang suka berpuasa, hendaknya memperbanyak minum air putih saat berbuka dan sahur. Tujuannya agar mulut tetap segar dan tidak terlalu kering.

5. Selain itu, ketika sahur hindari mengonsumsi makanan yang berminyak. Hal penting lainnya, gosoklah gigi setelah berbuka, menjelang tidur, atau setelah menikmati makanan sahur. Bila perlu berkumurlah dengan cairan antiseptik yang dapat membantu menjaga kesegaran mulut. Setelah sahut sebaiknya tidak langsung tidur agar proses pencernaan dalam usus lebih sempurna.

6. Periksalah gigi secara teratur ke dokter. Jika ada gigi yang berlubang, sebaiknya ditambal jika memang masih memungkinkan. Namun jika tidak, maka sebaiknya dicabut.

7. Bau mulut yang segar tentu akan memperlancar komunikasi dengan orang lain. Karenanya, menjaga mulut agar tetap sehat dan segar perlu dilakukan secara benar dan rutin.

sumber:nanankurnia.wordpress.com

Karakter Seks D

Untuk Desi Diarnitha namanya diawal huruf D memiliki karakter sex Sekali kepala Anda memberi tahu bahwa Anda butuh seseorang, Anda mulai bergerak dengan penuh semangat untuk mengejarnya.

Berikut ini adalah hasil analisanya :

Anda tak menyerah dengan mudah. Anda adalah orang yang sangat ngemong dan peduli bila orang lain punya masalah. Anda adalah orang yang sangat seksi, bergairah, setia dan penuh semangat dalam membina hubungan meski kadang posesif dan pencemburu. Seks bagi Anda adalah hal menyenangkan yang harus dinikmati. Anda terdorong oleh hal eksentrik dan tak biasa, bebas dan terbuka.

Coretan Nasib

Perlahan aku kembali menyadari, aku sudah banyak kehilangan hal-hal yang berharga.
Banyak sekali.

Aku kehilangan semua karena diriku sendiri.
Aku kehilangan semua impianku.
Aku tak bisa bangkit.
Aku tetap tertidur dalam gelap tanpa bermimpi apa-apa.
Kalaupun aku terbangun dan aku bermimpi, aku takkan ingat dengan semua mimpi yang indah, kalaupun aku ingat, aku ingat dengan mimpi burukku.

Aku teringat dengan seseorang yang senantiasa mencerminkan diriku.
Sepupuku…

Hidupnya semakin tak terarah..

Begitu juga denganku.

Namun, aku hanya bisa menatap nasibku ini dengan pandangan keji.
Aku sudah terlalu bahagia, sangat bahagia dengan hidupku.

Orang-orang yang mengaku menyayangiku pergi, tanpa mau menunggu untuk aku bahagiakan.
Mereka tak tahu bagaimana rasanya ditinggalkan.

Aku berusaha menyibukkan diriku.
Mencoba melupakan semua yang sudah terjadi.
Tapi takkan pernah bisa sampai kapan pun.

Aku selalu terbayang dengan penderitaanku sendiri.

Nasi sudah menjadi bubur, sekarang bagaimana caranya membuat bubur itu menjadi bubur yang lezat, tapi sayangnya aku bukan tukan bubur…

Nasi goreng tidak akan pernah berubah jadi nasi uduk…
Tapi manusia sampai kapan pun akan tetap lapar.

Juga lapar akan cinta…

Cinta…
Terima kasih selalu menemaniku.

Aku tahu diriku lah kesempurnaan cinta itu.

Sakit Lagi

Aku kena radang tenggorokan hari ini, badanku panas sekali, aku jadi teringat almarhumah Mama yang senantiasa menjagaku dikala aku sakit, Air mataku tak berhenti menetes ingat beliau.

Mama, dimanakah Kau berada?

Aku ingin jumpa…

Tetapi, kini aku punya seseorang yang senantiasa menjaga aku, mencintai aku dengan tulus, dan selalu ada di sampingku bahkan di saat titik terendah di dalam hidupku.

“Aku yakin, ayang bisa kembali ceria kayak dulu lagi. Aku siap menemani ayang saat susah dan bahagia. Ya Allah, jadikanlah ia sebagai pilihan terakhirku yang menemani sisa hidupku. Baru kali ini aku bener-bener sayang sama cewek sampai seperti ini.”

Itu sepenggalan kata-kata yang sering terucap dari mulutnya. Betapa bahagianya aku mendengar ucapannya. Aku yakin, hanya dia yang bisa mencintaiku sepenuh hati yaa walau kadang masalah kecil kerap mewarnai mahligai kami.

Yakinlah semua akan berjalan seperti yang kita inginkan karena aku yakin banyak hal yang mungkin dalam hidupku.

Smangat!!!

Bahagia

Aku benci dengan semua ini.
Aku benci dengan diriku.
Aku benci dengan hidupku.

Hidupku sangat bahagia.
Sangat..
Tidak akan ada yang pernah tau apa arti kebahagiaan itu.

Aku tau hidupku ini bukan suatu alasan/jawaban melainkan pertanyaan.

Kemana aku harus mencari jawabannya?
Aku tak tau..

Aku hanya tau kini hidupku amat sangat bahagia..

Mama

Ma, sebentar lagi bulan Romadhon.
Mba akan sahur hanya bertiga dengan Ellen dan papa.
Rasanya berat sekali, Ma.

Saat Mba membaca sms terakhir Mama saat Mama masih ada, rasanya sakit sekali.

Mama, betapa sulitnya Mba menjalani hidup Mba yang sekarang, penuh tekanan dari sana-sini.

Mama, nanti siapa yang akan mengurus wisuda Mba?
Dampingi Mba di pelaminan?

Mama, kenapa semua jadi seperti ini..
Mba kangen banget cium pipi Mama, kangen suara Mama..

Ma, Mba inget semua tentang Mama.

Sekarang papa jadi suka murung.
Mba sedih, Ma.

Mba iri temen-temen ditelpon ibu mereka saat kita di Puncak.

Mama, kenapa sekarang Mba jadi hancur kayak gini.
Mama, Mba pengen sama Mama terus.

Mama…

Kenapa Ma?
Kenapa Mba cuma disambut dengan bendera kuning saat Mba pengen bilang Mba Sayang Sama Mama..
Kenapa, Ma?

Udah 38 hari Mama ga sms Mba.

Mama, mama..