Badan Bening Mata Berdarah

Aku sempat memiliki kuku tangan yang panjang. Bukan karena aku mau memelihara kuku dan mempercantik diri tetapi karena memang aku malas sekali memotong kuku.

Ketika aku sedang memperhatikan hidungku dan iseng memencet-mencet apa-apa yang sekiranya aneh di hidungky, tanganku meleset dan alhasil kukuku yang panjang itu mendarat di mata kananku.

“God, I’m bleeding. My eye’s bleeding.”

Mata kananku bercucuran darah dan aku lemas melihatnya.

Badan bening terluka dan ada sebuah titik yang membuat bagian mata yang berwarna putih itu merah darah.

Tenang!
Di sini saya akan membagikan tips and trick agar kalian yang mengalami hal yang sama tidak panik.

Jangan dibiarkan terlalu lama, cepat pergi ke apotek terdekat dan belilah salep mata untuk luka luar. Waktu saya beli harganya hanya Rp4000;

Apabila luka mata terlalu dalam langsung saja pergi ke dokter, karena dikhawatirkan luka akan membekas dan meninggalkan warna ungu di badan bening mata.

Kamu Tidak Sesayang Aku Seperti Apa yang Kamu Bilang

Padahal dia bilang dia amat mencintaiku, dia bilang dia selalu ada di sampingku, dia bilang dia mau selalu bersamaku..
Tapi
kau tahu?
sepi yang teramat mencintaiku, lagu-lagu sendu yang selalu ada di sampingku, dan air mata yang mau selalu bersamaku.

Aku yang hanya tahu hal itu,
Tak ingin meneriakinya,
Hanya ada satu keinginan,
Aku ingin sepi, lagu-lagu sendu, dan air mata tak lagi mengerti diriku.

Aku ingin belajar hidup tanpa bayangan dirinya.
Aku hanya butuh membiasakan diri untuk tidak berharap pada manusia.
Manusia yang tak pernah tahu bagaimana harus hidup tanpa alasan.

Aku tak akan pernah berlari untuk pergi dari semua ini.
Aku lelah menggunakan kaki ini untuk menghindari awan hitam itu.

Pelangi,
Aku merindukanmu,
Sangat merindukan saat-saat semua masih sehangat pagi,
Saat semua masih seindah mawar merah muda itu,
Saat semua masih semanis kue cokelat itu,

Pelangi,
Aku tak mau kau datang setelah awan hitam datang,
Aku tahu, tanpa awan hitam pun, hujan masih dapat turun,

Aku akan memanggil hujan dengan senyum terbaikku

Datanglah hujan,
Izinkanku untuk memeluk pelangi..

Hidupku Tak Seindah Hidupmu

Hari ini, Kamis, 18 Maret 2010, jam menunjukkan pukul 13.43.

Banyak dari mereka yang mengatakan bahwa aku ini ‘orang berada’, ‘orang kaya’, atau sebagainya. Mungkin karena parasku yang sekiranya pantas dibilang cantik, pakaian yang aku kenakan juga tidak terlalu buruk, atau mungkin karena semua yang mereka lihat dari sisi luarku, yah sekadar sisi yang hanya mereka lihat dengan kasad mata.

Tetapi apa benar hal itu?
Tidak, sama sekali tidak. Ternyata mereka yang bicara, tidak pernah mengenalku, tidak pernah. Dan aku? Aku tidak akan memperkenalkan diriku tanpa diminta oleh mereka.

Aku hanya wanita dengan nasib yang tidak terlalu baik. Orang tuaku bukan orang yang bergelimangan harta, bukan juga orang yang berkecukupan, tetapi aku hanya mengenal mereka sebagai orang tua yang tulus membesarkan kedua anak mereka.

Rumahku hanya beratapkan asbes tanpa ada plafon kayu yang membatasi, yah kata adik kelasku yang pernah berkunjung ke rumahku, hal itu bisa menyebabkan penyakit asbesius (kalau aku tak salah dengar, ia mengatakannya seperti itu). Tetapi, mau gimana lagi, ayahku pun tidak berdaya apa-apa melawan kehidupan ini. Ia bekerja semata-mata hanya untuk membayar kredit motornya dan member sesuap nasi kepada adikku, sementara aku tidak lagi menjadi tanggungan keluarganya.

Kalian tahu? Untuk membeli kipas angin saja rasanya ayahku tidak mampu, yah tidak mampu. Dan setiap kali aku tertidur hingga siang hari, aku terbangun karena dahiku mulai terbakar karena radiasi matahari yang ketika menyentuh asbesku berubah menjadi konduksi kemudian kembali beradiasi mendarat di dahiku.

Hampir setiap hari aku merasa tidak nyaman berada di rumahku sendiri. Sebagian orang mengatakan, home sweet home, rumahku istanaku, rumahku adalah surgaku, sementara aku? Aku merasa bagai berada di neraka ketika ada di dalam rumah.

Kini aku hanya bisa bersabar, bersabar untuk keluar dari nasibku yang malang ini. Aku juga harus selalu bersabar dengan keadaanku ini. Niscaya kesabaranku takkan sia-sia.

Manfaat Bersekolah

Apa fungsinya kita belajar segala mata pelajaran di sekolah sementara sewaktu kita di bangku perkuliahan hanya dituntut untuk mendalami satu jurusan saja?

Mungkin banyak anak zaman sekarang yang mempertanyakan akan hal itu. Sewaktu saya duduk di bangku kelas 3 SMA, ada seorang guru yang pernah membahas topic ini di depan kelas. Padahal beliau adalah guru Kimia yang luar biasa killer, tetapi saya menerima banyak ilmu darinya.

Beliau mengatakan, “Semua mata pelajaran yang diberikan kepada kalian akan melatih kalian berpikir untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada dalam kehidupan.”

Yah mungkin di sini saya sekadar menambahkan, dengan berbagai ujian yang diberikan guru kepada kita, hal itu akan melatih otak kita sehingga kita tidak cepat pikun.

Kita belajar, membuat saraf-saraf otak memiliki banyak neuron penghubung dan alhasil saraf otak semakin kompleks dan kuat. Daya ingat meningkat sementara kita jauh terhindar dari penyakit lupa ‘pikun’. Dengan berpikir kritis selam mengerjakan soal-soal ujian, hal itu juga akan melatih daya responsive kita untuk menentukan langkah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pelik dalam kehidupan.

Percayalah, tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini. What you achieve is what you’ve done.

Microsoft Office Tidak Membaca Themes Windows?

Saya pernah mengalami hal tersebut, sekian lama browsing tetap saja tidak menemukan jawabannya.
Dan akhirnya saya meminta bantuan teman sekelas saya di bangku perkuliahan yang lumayan mahir masalah computer dan semacamnya.

Langkah-langkah yang dilakukan adalah:
1. Back up seluruh file di My Document atau User’s Document ke Drive D:
2. Ke Control Panel lalu buat User Account baru
3. Lalu log off kemudian Switch User dari User baru ke User lama
4. Pada User baru, Delete User Account yang lama melalui Control Panel >> Administrative Tools >> Computer Management >> Local Users and Groups >> Users >> klik kanan lalu delete User Account lama
5. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Menggoreng Telur Mata Sapi tanpa Terkena Percikan Minyak?

Di sini saya akan membagikan pengalaman saya menggoreng telur mata sapi tanpa percikan minyak.

Tips ini akan sangat berguna bagi pemula atau ibu rumah tangga yang tidak terbiasa memasak.

Alat dan bahan:
1. telur ayam,
2. garam,
3. minyak goring,
4. teplon/penggorengan,
5. kompor.

Cara membuat:
1. tuangkan minyak ± 2 sdm ke dalam teplon/penggorengan,
2. pecahkan telur dengan hati-hati lalu masukan ke dalam teplon/penggorengan yang sudah diminyaki,
3. taburkan garam secukupnya (optional),
4. letakkan teplon/penggorengan di atas kompor lalu nyalakan apinya,
5. tutup teplon/penggorengan,
6. sekiranya sisi bawah telur sudah matang, angkat terlebih dahulu teplon/penggorengannya dari kompor lalu balik telur yang sedang digoreng,
7. letakkan lagi teplon/penggorengan di atas kompor dan jangan lupa letakkan dalam keadaan tertutup,
8. panaskan telur dan angkat jika sudah matang, dan
9. telur mata sapi siap dinikmati.

6 Film Hollywood dengan Kutukan Mengerikan

1. The Poltergeist [wikipedia]
Poltergeist adalah trilogi film horor yang diproduksi pertama kali pada tahun 1980an. Steven Spielberg merupakan Co-Writer dan Co-Producer Poltergeist yang pertama, dengan Tobe Hopper (Texas Chainsaw Massacre) sebagai sutradaranya. Untuk Poltergeist II, disutradarai oleh Brian Gibson, sedangkan Poltergeist III disutradarai oleh Gary Sherman.
Rumor kutukan yang menghinggapi film ini dikarenakan selama jangka waktu 6 tahun sejak pembuatan Poltergeist I hingga Poltergeist III, 4 orang pemain dalam film tersebut meninggal dunia. Dua diantaranya meninggal dalam usia muda (12 dan 22 tahun).

Berikut adalah aktor-aktor yang meninggal tersebut :

1.) Dominique Dunne
Aktris yang meninggal dunia dalam usia 22 tahun, berperan sebagai Dana dalam film poltergeist pertama. Ia meninggal karena dicekik oleh pacarnya yang sedang cemburu buta pada tahun 1982.

2.) Julian Beck
Aktor yang meninggal pada usia 60 tahun, berperan sebagai Kane di Poltergeist II. Meninggal pada tahun 1985 karena kanker perut/kanker usus.

3.) Will Sampson
Aktor yang meninggal pada Usia 53 tahun, berperan sebagai Taylor di Poltergeist II. Meninggal pada tahun 1987 karena kegagalan pada operasi ginjal.

4.) Heather O’Rourke
Aktris cilik yang meninggal pada usia 12 tahun, bermain pada semua Trilogi Poltergeist sebagai Carol Anne. Ia meninggal pada tahun 1988, beberapa saat sebelum film Poltergeist III dirilis. Ia diduga mengalami penyakit influenza yang akut, kemudian dibawa ke rumah sakit dan akhirnya meninggal di meja operasi karena mengalami komplikasi.

2. Superman [wikipedia]
Siapa sih yang ga tau tentang rumor mengenai kutukan pada film Superman…?? Rasanya rumor mengenai kutukan film ini udah terkenal banget dan jadi rahasia umum hehe…. =P
Rumor mengenai kutukan yang menimpa film ini, disebabkan karena kemalangan yang menimpa para pemain-pemain filmnya selama beberapa dekada, mulai dari karir yang hancur sampai kematian.

Beberapa orang dirumorkan terkena kutukan itu antara lain :

1.) George Reeves
George Reeves adalah aktor pemeran Superman di film Superman and The Mole Men dan pada Serial Televisi Adventures of Superman. Ia ditemukan meninggal pada tahun 1959, sehari sebelum pernikahannya dengan sebuah lubang peluru tembakan di kepalanya. Kematiannya ditetapkan sebagai bunuh diri, namun sidik jarinya tidak terdapat di pistol yang digunakan sebagai senjata pembunuh. Jadi, ada 2 kemungkinan di sini, satu ia menembak dirinya sendiri menggunakan kakinya atau dua, ia tidak bunuh diri, melainkan dibunuh.

2.) Christopher Reeve
Walaupun punya kemiripan nama belakang dengan George Reeves, keduanya tidak punya hubungan darah, namun sama-sama tidak beruntung. Setelah mengalami kesuksesan dalam 4 Film Superman, ia terjatuh dari Kuda yang ditungganginya pada tahun 1995, mengalami kelumpuhan anggota tubuh di bawah leher. Reeve meninggal pada 10 Oktober 2004 karena gagal jantung.

3.) Marlon Brando
Marlon Brando yang terkenal dalam perannya sebagai Don Vito Carleone dalam The GodFather dan bermain sebagai Jor-El ayah dari Superman dalam film Superman (1978) mengalami beberapa permasalahan setelah bermain dalam film tersebut. Pada Mei 1990, anaknya, Christian menembak dan membunuh Dag Drollet, kekasih dari saudara tiri Christian, Cheyenne Brando. Cheyenne sendiri meninggal pada tahun 1995 karena bunuh diri dengan cara menggantung diri akibat depresi karena kematian kekasihnya. Brando kemudian mengasingkan diri dari gemerlap dunia hollywood, dan pada akhir-akhir karirnya menarik perhatian publik karena menderita obesitas yang parah. Ia meninggal pada 1 Juli 2004, dengan diagnosa kematian yang disembunyikan karena alasan privasi.

4.) John F. Kennedy
Ok, John F. Kennedy memang tidak pernah bermain dalam film Superman, namun diberitakan bahwa pada tahun 1963, staff Kepresidenan AS menerima dan menyetujui cerita komik Superman dimana dalam cerita tersebut, sang Pahlawan membujuk Presiden untuk lebih memperhatikan Kesehatan Fisiknya. Cerita tersebut dijadwalkan terbit pada April 1946, namun pada 22 November, J.F.K meninggal karena dibunuh.
Masih ada beberapa tokoh lagi yang dirumorkan terkena kutukan film Superman ini, untuk daftar lengkapnya dapat dibaca di wikipedia.

3. Atuk [wikipedia]

Atuk merupakan Film adaptasi dari novel tahun 1963, The Incomparable Atuk yang ditulis oleh Mordecai Richler. Gambar di samping adalah gambar dari novel tersebut. Kenapa bukan gambar filmnya yang dipajang ?? ya, karena filmnya sendiri hanya sampai tahap produksi dan tidak pernah dirilis karena kemalangan yang menimpa para pemerannya. Atuk sendiri merupakan film komedi tentang seorang pemburu dari Eskimo yang datang ke New York.

Korban pertama kutukan film ini adalah John Belushi, yang setelah membaca skrip filmnya sangat tertarik dan antusias untuk bermain sebagai pemeran utama dalam film tersebut, namun tidak lama kemudian meninggal karena overdosis.

Korban berikutnya adalam Sam Kinison yang bermain sebagai pemeran utama menggantikan Belushi. Ia telah memfilmkan setidaknya 1 scene untuk film ini, namun kemudian merasa tidak cocok dengan scriptnya dan memutuskan untuk keluar dari produksi film ini. Pada tahun 1992, Kinison meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil.

Pada tahun 1994, aktor John Candy didekati untuk bermain sebagai pemeran utama, menggantikan 2 aktor naas sebelumnya. Candy sedang membaca script film tersebut ketika tiba-tiba ia meninggal karena serangan jantung pada tanggal 4 Maret 1994.

Pada tahun 1997, lagi-lagi calon pemeran utama film ini terkena kutukan. Chris Farley, aktor yang mengidolakan John Belushi, setuju untuk berperan dalam film ini. Kemudian apa yang terjadi ?? Seperti halnya Belushi, ia meninggal pada Desember 1997 akibat overdosis. Pada tahun 1998, teman dari Chris Farley bernama Phil Hartman meninggal karena dibunuh oleh istrinya. Dirumorkan bahwa sebelum Farley meninggal, ia memberikan script film Atuk pada Hartman dan menawarkan peran pembantu kepadanya.
So, ada yang tertarik buat jadi pemeran utama film Atuk…??

4. Rosemary’s Baby [wikipedia]

Rosemary’s Baby adalah film yang disutradarai oleh Roman Polanski pada tahun 1968 merupakan film horror/thriller yang bercerita tentang seorang wanita dari Manhattan yang bersuamikan seorang anggota kultus pemuja setan.

Komposer film ini meninggal karena kegagalan fungsi otak, secara kebetulan salah satu karakter yang diceritakan dalam film tersebut meninggal karena hal yang sama. Produser film ini, William Castle, terkena penyakit gagal ginjal pada saat produksi film ini, namun tidak menyebabkan kematiannya. Ia sendiri meninggal pada tahun 1977 karena serangan jantung.

Tapi lupakan cerita-cerita itu, kutukan utama film ini berada di sekitar keberuntungan sekaligus kemalangan sutradara filn ini, Roman Polanski. Pada Maret 1969, Polanski membeli sebuah rumah untuk dirinya dan istrinya yang sedang mengandung 8 bulan, Sharon Tate. Malangnya, Polanski membeli rumah dari orang yang salah.
Rumah yang dia beli, sebelumnya merupakan milik Terry Melcher, seorang produser musik yang sebelumnya pernah menolak untuk merekam musik Charles Manson. Hey… siapa itu Charles Manson ?? Apakah maksudmu Marylin Manson ?? Bukan, saya tidak salah ketik. Bagi yang belum tahu, Charles Manson adalah gembong kriminal, mengepalai sebuah komunitas atau geng yang dinamakannya “Manson Family”. Manson yang kecewa dengan penolakan Terry Melcher, menyuruh “anggota keluarganya” untuk pergi ke rumah Melcher (yang sekarang ditempati oleh keluarga Polanski) dan membunuh semua orang yang ada di sana. Sharon Tate, bayi yang masih dalam kandungannya, dan 4 orang lain tewas mengenaskan dalam peristiwa tersebut karena ditikam berulang-berulang dengan brutal.

Ketika kejadian tersebut, Polanski sedang berada di London, oleh karena itu ia selamat dari peristiwa brutal tersebut. Ia melanjutkan karirnya sebagai sutradara, meraih kesuksesan, bahkan pada tahun 2004 meraih Piala Oscar lewat filmnya The Pianist. Namun demikian, Polanski dituduh melakukan pelecehan seksual dan perkosaan pada anak di bawah umur. Mungkin dia dapat menyalahkan kutukan film Rosemary’s Baby ini, tapi kayanya sih kutukan bukan merupakan materi pembelaan yang cukup kuat di pengadilan =P

Sebuah kebetulan lainnya, Charles Manson menamakan rencana pembunuhan brutal tersebut “Helter Skelter” yang diambil dari judul lagu The Beatles. Beberapa tahun berlalu setelah peristiwa tersebut, John Lennon meninggal karena terbunuh di depan hotel bernama The Dakota. Hotel ini juga digunakan dalam beberapa scene pada film Rosemary’s Baby.

5. The Conqueror [wikipedia]

The Conqueror adalah film epik tahun 1958 yang diproduksi oleh Howard Hughes dengan John Wayne sebagai pemeran utamanya, dimana tokoh utama dalam film ini adalah Gengis Khan (a.k.a Temujin). What ?? Gengis Khan ?? ya ya… anda tidak salah baca… film ini menceritakan tentang Gengis Khan ala Wild Wild West.
Film ini sendiri kurang sukses, merugi dari sisi komersial dan mendapat kritikan tajam dari para kritikus film (Dianggap sebagai salah satu film terburuk pada era tahun 1950an).

Tapi kutukan film ini bukan pada kegagalannya meraih kesuksesan, melainkan melalui serangkaian peristiwa yang terus-menerus terjadi selama produksi film ini dan berlanjut hingga selesainya film tersebut.
Beberapa peristiwa tersebut antara lain banjir mendadak yang nyaris membunuh semua kru film tersebut. Kemudian aktris utama dalam film ini, Susan Hayward, diserang oleh seekor Panther Hitam. Untungnya Susan tidak meninggal dalam serangan panther tersebut.

Lokasi pembuatan film tersebut berada di daerah Gurun Nevada, St. George, Utah. Dirumorkan bahwa pada saat pengambilan gambar untuk film tersebut, semua pemain dan kru harus berpanas-panas ria selama 13 minggu di atas temperatur udara 50 derajat celcius. Sudah cukup ?? Belum…. taukah anda kalo lokasi pengambilan gambar untuk film ini berjarak sekitar 137 mil dari daerah yang dinamakan oleh Pemerintah AS sebagai Nevada Test Site, Operation Upshot-Knothole ??

Apa pula tempat itu ?? Tempat itu adalah tempat uji coba Nuklir secara intensif oleh Amerika Serikat. Tentu saja para crew dan aktor tahu mengenai tempat tersebut, namun tidak mengkhawatirkan kemungkinan mereka terkena ledakan (137 mil hampir setara dengan 220km, sebuah jarak yang cukup jauh). Mereka juga tahu bahwa mereka akan terkena radiasi nuklir. Bahkan terdapat foto John Wayne yang sedang memegang alat pengukur tingkat radioaktif. Yang mereka (dan orang-orang pada tahun 1950an) tidak tahu adalah bahwa limbah radioaktif merupakan salah satu penyebab utama kanker.

Akibatnya ??? Beberapa tahun kemudian 91 dari 220 kru film menderita penyakit kanker, 46 diantaranya meninggal, termasuk aktor John Wayne, Susan Hayward dan sutradara film tersebut. Salah seorang aktor lainnya, Pedro Armendariz, meninggal karena bunuh diri ketika mengetahui bahwa penyakit kankernya sudah mencapai stadium akhir.

6. The Omen (1976) [wikipedia]

Mengapa ada tahun 1976 dalam judul di atas ?? Hal itu dikarenakan film The Omen yang dimaksud (dikutuk) adalah film The Omen yang dirilis pada tahun 1976. Film dengan judul serupa juga dirilis pada 6 Juni 2006 (06-06-06) yang merupakan remake dari film ini.

Jadi kutukan apa yang menimpa film ini ?? Eng ing eng… ini dia… =)
Pada saat pembuatan film, pesawat yang ditumpangi oleh penulis naskah David Seltzer, Produser Mace Neufeld, dan bintang film ini Gregory Peck, tersambar oleh petir. Oh.. apa saya sudah bilang kalo ketiganya menggunakan tiga pesawat yang berbeda ??? Untungnya dalam ketiga peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Setelah petir, apa lagi yang terjadi ?? Kali ini jawabannya adalah bom…
Hotel tempat tinggal Neufeld selama proses produksi ini terkena serangan bom dari ekstrimis sayap kiri Irlandia, IRA. Serangan bom yang sama juga terjadi pada restoran yang dijadwalkan sebagai tempat makan bagi Sutradara dan crew-crew film tersebut. Lagi-lagi mereka masih beruntung karena tidak ada yang meninggal dalam peristiwa tersebut.

Di sisi lain, ada juga beberapa orang yang tidak beruntung. Salah satu diantaranya adalah seorang asisten dari John Richardson yang merupakan Konsultan Spesial Efek film ini. Pada hari Jumat, 13 Agustus 1976, Richardson mengalami kecelakaan mobil di Belanda. Asistennya meninggal dalam kecelakaan tersebut, sedangkan Richardson, setelah susah payah berhasil keluar dari puing-puing mobilnya hanya untuk melihat papan petunjuk jalan bertuliskan “Ommen, 66.6Km”.

Selain itu, seorang pawang hewan yang bekerja di taman safari, tempat pengambilan gambar salah satu scene dalam film tersebut, meninggal dunia karena diserang oleh Singa, 1 hari setelah crew film meninggalkan taman safari tersebut. Putra dari Gregory Peck, menembak dirinya sendiri. Sebuah pesawat yang akan digunakan dalam film ini batal digunakan karena ada perubahan jadwal syuting, kemudian pesawat tersebut digunakan sebagai pesawat komersial, yang berakhir jatuh dan menewaskan semua penumpangnya.