Kalau Saya : “Tidak.”

Ilustrasi:

Sepenggalan dialog antara ayah dan putranya di dalam Legion (2010)

Putera: “Kutahu ini tidak masuk akal bagimu. Terkadang juga tidak masuk akal bagiku. Aku telah mengalami mimpi tentang dia. Beberapa begitu buruk… Hingga aku tak ingin pernah tidur lagi. Aku tidak bisa menjelaskannya, ayah.”

Ayah: “Aku hanya rasa ini yang harus kulakukan. Kau tahu ibumu pikir aku gila. Karena mau beli tempat ini. Semuanya di sini, di tempat tak dikenal, Tapi aku tahu ini yang harus kulakukan. Aku tidak bisa menjelaskannya juga. Sepertimu. Aku beritahu ibumu: “Percayalah padaku” “Kau hanya tunggu dan lihat, saat mereka bangun mal besar, dengan superstore seperti yang sudah direncanakan selama bertahun-tahun, tempat ini akan jadi tambang emas. ” Masalahnya adalah: aku salah. Mereka pergi dan dirikan bangunan di distrik lain dan aku terlihat sangat bodoh. Dan kulihat kau buat kesalahan bodoh sama seperti yang kubuat. Percaya sesuatu yang tidak akan pernah terjadi. Waktunya bagimu tinggalkan tempat ini. Aku tidak mau lihat kau bangun suatu hari tua dan kesal, menyadari kau tersesat, sama seperti orang lain yang berhenti di sini. Teruskan. Perbaiki mobilnya. Aku ingin semua orang pergi dari sini malam ini.”

Hey wanita di luar sana,

Kalian masih percaya dengan pangeran berkuda putih yang akan datang menjemput kalian?
KAlian masih percaya ada pria tampan seperti di drama jepang atau drama korea yang akan membahagiakan kalian?
Kalian masih percaya masih ada sosok seperti Azam di Ketika Cinta Bertasbih yang seakan-akan begitu sabar menghadapi dunia?

Aku tidak

Aku tidak bisa mempercayai sesuatu yang nyata-nyata tak akan berubah sampai kapan pun…

Aku Juga Seorang Puteri Pemimpi

Aku tidak bisa memungkiri kalau aku juga seorang wanita, yah seorang wanita yng penuh dengan khayalan akan masa depannya, akan pangeran tampan yang akan menjemputnya, khayalan akan betapa ingin ia diperlakukan sebagai seorang putri.

Inilah beberapa keinginanku yang kalau seizing Tuhan aku dapat wujudkan, segera akan aku wujudkan…

1. Aku ingin punya rumah dengan desain rumah seperti rumah Doraemon.

Rumah Doraemon

Semenjak aku menyaksikan kartun Doraemon di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, aku menangkap rumah ini penuh dengan kenyamanan dan kedamaian, aku ingin sekali merasakan hal yang sama dengan yang dirasakan oleh Doraemon dan Nobita. Semoga nanti tabunganku cukup sehingga aku bisa merenovasi rumahku dan didesain seperti rumah Doraemon ini. Doakan ya, kawan…

2. Aku ingin sekali ada pangeran yang membawakanku seikat mawar dan chocolate cake with topping strawberries.

Seikat Mawar Kuning

Kue Coklat dengan Topping Stroberi

Kalau yang ini, aku memang pecinta cokelat, tapi sayang aku hamper jaraaang sekali makan cokelat, mungkin karena kantongku yang masih berlabel kantung mahasiswi. Semoga suatu saat nanti ada seorang pangeran yang membawakan seikat bunga mawar kuning dan kue coklat stroberi di saat yang special bagiku.

3. Aku ingin bisa naik kapal pesiar dan menyaksikan tebaran bintang dari tengah laut.

Kapal Pesiar yang Berlayar di Malam Hari

Malam adalah saat semua orang terlelap, saat dimana dunia yang penuh dengan kebisingan mulai membisu dengan datangnya bulan. Aku ingin menaiki kapal pesiar bersama dengan pangeranku, menatap ke langit yang penuh dengan tebaran bintang, dan menghabiskan malam bersamanya… Betapa indahnya hidup apabila semua ini menjadi nyata..

4. Aku ingin pergi ke Denmark dan menemui para penduduk di mana Negara yang paling bahagia itu ada.

Denmark

Aku ingin membuktikan survey ini, yah karena aku masih penasaran apa itu kebahagiaan…
Tidak…tidak… aku hanya ingin pergi sesekali ke sana dan berada di antara orang-orang yang memiliki banyak kebahagiaan dalam hidupnya.

Ini hanya harapan seorang putri yang masih menggunakan dunia impiannya untuk bahagia, Yah, setidaknya aku punya tujuan dalam hidup ini.

Tidak membuatku seakan-akan selalu seperti mayat hidup dengan wajah yang tak pernah ceria dan pucat.

Arti Wisuda STAN 2010 bagi Aku (yang bukan siapa-siapa)

Sepertinya inilah momen yang dinanti-nantikan oleh seluruh mahasiswa STAN, betul begitu?


Bagiku: momen ini adalah saat di mana aku bisa banyak mencucurkan air mata. Mengapa? Karena banyak hal yang membuatu berhutang air mata untuk momen-momen sebelumnya.

Kita coba ke belakang sejenak, mencoba mengingat apa yang terjadi sekitar tiga tahun lamanya di belakang… ada begitu banyak momen yang secara acak menguras otakku untuk memaksaku memilih momen mana yang paling menonjol di ingatanku, yah aku menemukan satu momen itu:

Wisuda SMA 38 Jakarta – aku (lagi-lagi) melewatkan momen ini. Yah, sebenarnya aku tidak punya banyak alasan yang kuat untuk melewati momen ini. Aku hanya tak mau merepotkan kedua orang tuaku, yang harus pergi ke sana-sini meminjam uang hanya untuk memoles wajahku dengan serbuk-serbuk berwarna atau mengenakanku dengan pakaian yang tidak biasa aku kenakan, serta rambut yang harus dikeraskan selama berjam-jam.

Aku adalah seorang anak yang punya pemikiran sangat sederhana, selama hal itu tidak banyak membawa kesenangan untukku, aku tidak akan melakukannya.

Life is so simple, just do what you want to do…
It’s the only thing that make you happy…

Wisuda STAN – aku pernah menyaksikannya tahun kemarin. kebetulan aku menjadi salah satu panitia.

Seseorang pernah menjanjikan kepadaku suatu hal, ia berjanji akan menghadiri wisudaku. Tapi zaman sekarang apa kau masih bisapercaya dengan mulut manusia, mulut yang punuh dengan kebusukan,
aku : kini aku tidak bisa percaya semudah aku mempercayai kata-kata manusia seperti dulu.

Apa yang akan aku tatap saat aku selesai wisuda nanti?

Teman? Aku hanya punya beberapa teman di kampusku itu, mungkin hanya ada segelintir orang.

Lantas ke mana yang lain? Aku hanya sekedar tahu nama mereka tidak lebih.

Menatap orang-orang yang tertawa gembira bersama keluarga mereka yang setidaknya lebih bahagia dariku, menatap mereka-mereka yang diperkenalakan dengan orang tua pasangan mereka?

Sementara aku………..

Menatap dengan tatapan kosong akan semua itu.

Selamat atas kelulusan kita semua, semoga kita tidak hanya berguna bagi diri kita sendiri.

Aku ingin hidup dalam fantasiku, karena aku tahu fantasiku jauh lebih membahagiakanku dibandingkan dengan dunia nyata ini.

Kamu Hanya Seorang Pecundang

Hari ini aku mendapat suatu kejutan dari seseorang, seseorang yang ternyata telah banyak mengambil ruang kosong dari hatiku, seseorang yang ternyata telah banyak mengambil mimpi-mimpiku, seseorang yang ternyata pernah mengajariku satu kata yang sampai sekarang aku pun tak pernah mengerti arti yang sesungguhnya dari kata itu, seseorang yang ternyata pernah menjadi alunan nafasku, seseorang yang juga menjadi satu-satunya orang yang pernah memberikan penderitaan terdalam dalam hidupku.

Hari Idul Fitri adalah hari yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim, hari dimana kita semua bisa mengucapkan kata-kata maaf yang akan menghapus semua dosa-dosa yang pernah kita lakukan kepadanya, menghapus semua luka yang telah kita torehkan kepadanya, semua khilaf yang tanpa sadar membuat lubang di hatinya.

Tapi kata maaf yang akan kuberikan bukan sekadar maaf biasa.

Aku akan memberikan kata maafku, yang benar-benar aku berikan dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku akan memberikan maafku kepada orang yang benar-benar aku bisa maafkan setulus hatiku yang terdalam, yang juga akan aku berikan kepada orang-orang yang takkan pernah lagi aku ingat bagaimana perilaku buruk mereka…

Aku akan benar-benar memberikan maafku untuknya.

***

20.40 :: Friday, Sept 10 2010

Seseorang meminta maaf kepadaku kemudian tanpa banyak basa-basi aku meresponnya dengan mengatakan, “Aku telah maafkanmu”. Padahal kesalahnnya itu terus mengiang-ngiang di kepalaku dan selalu seperti itu setiap waktu, bagaikan rel kereta api yang kadang memuai dan kadang menyusut, tergantung seberapa panas yang diterimanya.

Apabila aku melakukan itu, bukankah aku hanya seorang muslim yang munafik? Yang memiliki hati dan ucapan yang tidak sejalan, yang hanya menentramkan jiwa sang peminta maaf, yang hanya mau dianggap sebagai orang yang selalu bermurah hati untuk memaafkan…

Aku hanya ingin mencoba jujur kepada diriku sendiri, mencoba untuk tidak membohongi siapa pun, mencoba untuk menjadi dirku sendiri, dan mencoba untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Kalaupun dia membaca tulisan ini, aku sangat bersyukur. Aku harap tidak lagi ada wanita yng dibuatnya sampai sejatuh ini, tidak lagi ada wanita yang selalu membenci seseorang dalam hidupnya, tidak lagi ada seseorang wanita yang dibuang begitu saja olehnya tanpa mau tahu lagi tentang kehidupannya.

Dia hanya seorang pecundang, dan seorang pecundang akan selalu menjadi seorang pecundang. Pecundang yang hanya bisa meraung di bawah ketiak ibunya, seorang pecundang yang tak pernah sadar harga dirinya begitu rendah, seorang pecundang hanya akan mendapatkan sampah dalam hidupnya.

Aku hanya bisa mengatakan satu hal, aku belum bisa memaafkannya, aku belum bisa menerima semua perlakuan buruknya terhadapku, aku belum bisa, belum bisa menerima kenyataan bahwa aku telah hancur lebur karena kehilangannya.

Yah,

Hancur lebur…

Hancur lebur…

Aku hancur dan selalu merasa dia mengkhianati satu kata yang selalu diajarkannya kepadaku…

C I N T A

Desas-desus yang Gak Jelas!

Seseama Pegawai Kementrian Keuangan Tidak Boleh Menikah Mulai Tahun 2012?
Apa yang terlintas di benak kalian?

Kalau aku,

Aku tidak memikirkan apakah peraturan itu sesuai dengan Hak Asasi Manusia atau tidak,
Aku tidak memikirkan betapa anehnya pembuat peraturan itu,
Aku tidak memikirkan aku akan gagal menikah dengannya jika peraturan itu ada,
Aku tidak memikirkan bagaimana nasib para pasangan yang ada di Kementrian Keuangan,
Aku tidak memikirkan materi peraturan itu..
Aku tidak

hanya satu hal yang terlintas di benakku,
apa aku masih ada di dunia ini tahun 2012 itu?
Apa aku masih segar bugar pada saat itu?
Apa keadaan tubuhku masih normal seperti sekarang sehingga para lelaki masih memburuku?

Bagiku kini hidup adalah memikirkan hal yang realistis tanpa banyak menaruh harapan pada apa pun juga,
Bagiku kini hidup bukan sekedar mengungkit-ungkit kebaikan dan kesalahan orang,

Bagiku kini hidup adalah menyesali perbuatan bodoh di masa lalu

Saat kau sudah mulai berangan-angan jauh,
Dan semua tidak sesuai dengan harapanmu, semua akan terasa begitu menyakitkan.

Aku tahu bagaimana kehidupan para manusia yang masih melihat dunia ini secara sempit,
Aku tahu bagaimana mereka selalu mendekam di ketiak orang tua mereka, seakan-akan dunia ini akan selalu seperti itu,

Aku tahu bagaimana perasaaan dua orang yang saling mencintai dan saling memiliki,
Tapi mereka tidak tahu bagaimana rasanya saat semua itu berakhir,

Cobalah untuk berpikir lebih realistis,
Manusia, aku juga manusia
Aku mencoba untuk menjadi manusia biasa, setelah aku melepas predikat manusia yang luar biasa ini.

Allah telah mengatur jodoh kita, kalau karena peraturan itu kita tidak bisa menikah dengan orang yang kita cintai, berarti memang bukan dia yang menjadi jodoh kita, mungkin seorang lain di luar sana.

Aku percaya setiap kita kehilangan sesuatu, kita pasti akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Kalau karena peraturan itu, kita tak menikah seumur hidup kita, itulah garis tangan yang telah dituliskan Allah untuk kita.

Terimalah dengan ikhlas……..

Cinta hanyalah ada di antara dua orang yang tidak bisa hidup mandiri.

Si Eksis Facebooker

Artikel ini saya buat semata-mata hanya untuk menuangkan inspirasi yang tiba-tiba muncul di detik penghujung ngabuburit.

Setu Babakan, 30 Agustus 2010

Selama saya menjadi salah satu aktivis Facebook (baca: phesbuk), banyak hal yang saya dapat pelajari dari sana, mulai dari hal-hal berbau cinta, kebencian, keputusasaan, kekonyolan, ke-lebay-an, sampai dengan hal-hal mengenai ke-tidak-jelas-an.

Banyak bukan?

Hal yang satu ini menarik minat saya untuk saya tuliskan menjadi suatu artikel yang sepertinya tidak punya bobot, nilai pelajaran, atau bahkan kebaikan untuk dibaca, jadi baca, nikmati, dan berkomentarlah, tapi maaf saya tidak menerima kritik Anda.

*****

Siapa Saja yang Selama Ini Berhasil Eksis di Dunia Perphesbukan?

Ini beberapa hasil pengamatan saya selama saya aktif di dunia ini. Ya, sedikit banyak mungkin tidak jelas, tapi saya akan coba memaparkan sedetil mungkin berdasarkan data dan fakta yang ada di lapangan.

1. Cowok/Cewek yang Keren (pastinya).
Ya inilah dunia, penampilan luar adalah segalanya, masalah busuk atau baik bak dewa/dewi itu masalah nomor sekian belas. Yang penting bungkusnya dulu, boy!

Sebenarnya saya sangat menyayangkan hal ini selalu saja menempati posisi pertama jika kita berbicara eksistensi, tapi saya juga tidak bisa memungkiri adanya hal ini.

Contoh:
Ada 3 orang mahasiswi sebut saja Mawar, Melati, dan Sepatu (nama yang ke-3 sepertinya gak banget). Mereka sedang berada di kediaman (baca: kos-kosan) Si Mawar.
Sepatu : “Eh, lo pada kenal gak sama anak yang namanya Romy Krobuzer?”
Mawar : “Siapa itu? Anak STAN juga?”
Sepatu : “Iya, masa lo gak tau sih??? (dengan nada yang sok tahu dan sok penting) Dia anak Akuntansi.”
Melati : “Emangnya cakep ya dia?” (mulai tertarik dengan promo Si Sepatu)
Sepatu : “Iya tau, coba deh lo liat Phesbuknya, search aja Romy Krobuzer.”
Mawar : “Coba Mel, cari Mel pake akun gw.” (ternyata Mawar yang paling curious)
Sepatu : “Tuh kan ganteng kan?”
Mawar : “Iya, ya, gw add ah…”
Melati : “Perasaan biasa aja ah, gantengan cowok gw kemana-mana.”
Mawar dan Sepatu : (krik…krik…krik…)

Dan beberapa hari kemudian Mawar melihat Romy Krobuzer sudah memiliki 200 mutual friend dengannya. Damn!

2. Cowok/Cewek yang Suka Bikin Status ‘Mengganggu Mata’.
Mengganggu mata dengan tanda kutip artinya apa ya???
Saya tidak bisa menjelaskan artinya tapi sepertinya saya bisa memberikan contoh status seperti apa yang termasuk dalam kategori ‘menarik mata’.

1) Status yang Kerap Diperbaharui Kurang dari 2 jam Sekali
Oh God, stop her please!
Atau jika Tuhan tidak dapat menghentikannya, saya sendiri yang akan menghentikannya Hide Her Update atau Remove Friend atau bisa ditambah dengan Report This Person. Masalah selesai!

Lumayan banyak teman yang seperti ini, tapi mau bagaimana lagi mungkin ia kesepian sehingga tidak ada teman bicara/teman curhat jadi ia terpaksa curhat ke semua orang yang menjadi teman Phesbuk-nya tanpa terkecuali. Dan teman Phesbuk-nya dengan berat hati harus membaca cuarahan hatinya itu. Itulah mengapa teman itu ada…

Contoh:
Lady Gagal ::: “Fine, It’s enough!” [4 menit yang lalu]

Lady Gagal ::: “Ouch….!!” [15 menit yang lalu]

Lady Gagal ::: “Damn u!” [20 menit yang lalu]

Saya yakin moto hidupnya dalah “Hidup tidak lengkap tanpa update status.”

2) Status yang Mencak-mencak (kalau dalam bahasa Jawa misuh-misuh).
Salah satu yang pernah membuat status seperti ini adalah saya, dan perlu digarisbawahi pernah bukan sering, oke?

Contoh:
Justin Tembelek ::: “Life’s so s*ck!”
[2 Komentar] [7 People Like]

Kristian Bautinja ::: “Anj*ng!!!!!”
[12 Komentar] [Like]

Brad Kejepitt ::: “F*ck”
[Komentar] [Like]

Kadang status seperti ini justru banyak yang me-like. Aneh, aku pun suka ikut-ikutan me-like. HHaa, ternyata aku salah satu orang aneh…

NB: Maaf ada sensor, demi keprofesionalan penulisan.

3) Status yang Sangat Lebay
Kalau yang ini biasanya digandrungi oleh para ABG-ABG, tapi banyak juga sih yang seumuran kita juga masih sering begini.

Meningiris ::: “Tuhan, jika dia adalah jodohu dekatkanlah ia padaku, jika bukan jauhkan lah dia perlahan…” (Mengutip kata seorang teman ‘Sejak kapan Tuhan punya Phesbuk????’)

Gerimis ::: “Pengen selalu mencium nafasnya.” (sumpah status teraneh yang pernah gw baca!)

Miris ::: “Eh dasar lo cowok usil! Sini lo kalo berani! Gw belajar karate buan Cuma buat bela diri tapi bisa juga buat nonjok lo!” (Oh God, galak banget ni anak SMA.)

Untung saya gak pernah buat yang kayak gini….. God save me!

4) Status yang Diperbaharui dengan Nama Aneh.
Kadang saya kerap bingung, ‘Ini siapa sih kok namanya aneh banget, kok kayaknya gw gak kenal’ Alhasil kita penasaran dan pengen tahu dia siapa. Kalau mutual friends-nya kurang dari 10 remove sajalah, hhaa… Just kidding saya gak mungkin semena-mena sekali seperti ini xp.

Contoh:
Dina Sayang Lolo ::: “Hari ini aku ingin lihat ondel-ondel.”

Zika Si Ratu Ingus ::: “Ah parah nih kantor resek baget!”

Desinya ‘Pattinson’ ::: “Vampir elekkkk….”

Cuma Aku yang Tidak Tahu ::: “Sahur On The Road”

Ahahaaaaa, fakta yang saya dapat dari pemantauan phesbuk si itu-tuuu, banyak banget orang Padang yang kayak gini. ahhhaaaahaaaa..

5) Status yang Menuh-menuhin Tempat.
Malas kali kalau baca yang satu ini, statusnya sudah mirip Warta Berita, bak Novel Ayat-ayat Cinta, atau mungkin kayak UU KUP kali ya…

Contoh:
Mangkubumi dan Langit ::: “Yang peringkat satu UAN se-Indonesia saja bisa ditelepon sama Pak Presiden sementara saya dulu peringkat satu Sejepara tidak ditelpon oleh Bupat Jepara. Dan Sang Pemilik Nilai UAN tertinggi hanya bla… bla… bla… bla… bla… bla… bla…”
Lihat Selengkapnya…
Lihat Selengkapnya…
Lihat Selengkapnya…
Lihat Selengkapnya…

atau dengan SENGAJA menekan keyboard:
Mandi kembang ::: Loveeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee youuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu bebbbbbbbb…..

ZZzzzz… orang yang gak punya kerjaan…

3. Cowok/cewek yang Rutin Kirimi Kita Pesan Phesbuk.
Kalau yang ini cukup berbeda, dia yang semula tidak pernah kita kenal lalu mengirimi kita pesan Phesbuk yang berisi sesuatu hal yang seharusnya kita tahu, justru menarik minat kita untuk mencari tahu siapa dia.

Contoh:
Cinta dan Luka sedang ngobrol-ngobrol kecil. Si Luka sedang asik ber-Phesbuk-an ria di hapenya. Iseng-iseng Si Luka bertanya kepada Si Cinta.
Luka : “Cin, lo kenal gak sama Ahmadinejat?”
Cinta : “Kenal, anak kelas X kan? Dia sering kirimin gw message Phesbuk, tapi gw gak pernah baca.”
Luka : “Iya, gw juga dikirimin dia message. (bedanya kalau gw masih sempet baca message-nya, hhe) Dia kok hebat ya kalo kirimi penerima pesannya sama semua?”
Cinta : “Emang ya?.” (#garuk-garuk kepala)

Alhasil semua orang yang dikiriminya pesan pasti mengenalnya.

4. Cowok/cewek yang Suka Banget SKSD dengan Lawan Jenisnya
Hadeeehhh, kalau yang ini kita gak boleh berpikir negatif dulu, kita berusaha mengerti maksud baiknya, mungin ia ingin berteman baik kepada para pria-pria/wanita-wanita di luar sana.

Teman Phesbuk-nya pun akan membludak, siapa pun akan di-add kemudian setelah di-confirm, ia akan mengirinya wall:
“Makasih udah dikonfirm. Salam kenal. ”

Wall-nya pun akan penuh dengan wall-wall para lawan jenis dan tidak luput dari recent activitya yang berisi nama-nama lawan jenis yang baru saja ia komentari statusnya/fotonya/atau bahkan pesan dindingnya.

Seseorang yang seperti ini justru mengganggu sesama jenisnya karena sesama jenisnya akan merasa ada seorang makhluk yang patut diwaspadai karena telah menguasai dunia yang seharusnya menjadi miliknya. (gak nyambung banget)

Itulah beberapa golongan orang yang menurut pandangan saya telah berhasil menghidupkan dirinya di dunia perphesbukan ini.

Artikel ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesamaan kisah, nama tokoh, atau tempat peristiwa, maka semua itu semata-mata hanya kebetulan saja.

Pucagi (lanjutan)

Aku pernah janji dengan seseorang akan meneruskan kisah Putri Bukitinggi, yah sekarang aku sudah punya ending akan kisah itu.
***
Saat bertemu dengan Pemuda itu, Pucagi mengedipkan matanya berkali-kali tetapi ntah kenap Pemuda itu justru takut dan lari terbirit-birit. Pemuda iru pun tidak sadar, selendang Pucagi tersangkut di lengannya dan selendang pink itu berkibar-kibar saat Pemuda itu lari terbirit-birit.
Aneh memang, padahal semua pria sangat terpesona dengan paras cantik Pucagi. Kulitnya putih, rambutnya hitam berkilau, senyumnya membuat kaum adam lemas…

Sementara Pemuda itu lari???
Pucagi pun terkaget-kaget dibuatnya. Ditambah dengan selendang kesayangannya tak sengaja terbawa olehnya. Yah, itulah kehidupan, memang kadang sullit dijelaskan. Dan satu hal, cantik itu relatif, hha…

Pucagi bersama jin pengikutnya mencari pemuda itu kemana-mana. Tapi saysng Pemuda itu sulit ditemukan. Ow, ow, ow… Kemana kah dirinya?
. . . .
Pucagi merenung, merasa kehilangan dengan selendangnya. Ia mengambil sebuah kotak yang biasa ia gunakan untuk menyimpan barang-barang berharga miliknya, ia membukanya, dan menatap ke dalam isinya, hanya ada sebuah pedang tajam.

Ia teringat pada saat ibunya memberikan pedang itu kepadanya, “Pucagi, jagalah pedang ini, pedang ini akan menyelamatkan orang kau cintai kelak.”

Dua minggu kemudian, jin pengikut Pucagi melaporkan keberadaan Pemuda itu.

Awalnya Pucagi mengira Pemuda itu merupakan pangeran dari suatu kerajaan. Paras Pemuda itu begitu rupawan, saat melihat wajahnya ia merasakan kedamaian yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Yah, tak pernah ada yang bisa membuat Pucagi terperangah saat melihat seorang pria, tapi Pemuda itu benar-benar membuat dia selalu bercermin,

Pucagi jatuh cinta.

Pucagi menuju kediaman Pemuda itu, dengan menghabiskan waktu berjam-jam untuk memoles wajahnya. Betapa cantiknya Pucagi hari itu.

Sesampainya di Desa Solok tepat di depan gubuk Pemuda itu berdiam, Pucagi melihat ada dua anak kecil perempuan yang sedang berlarian, yang satu memakai selendang pinknya dan yang satu mencoba untuk merebut selendang itu. Betapa lucunya anak-anak itu, Pucagi tak semakin tak sabar untuk bertemu dengan kakak mereka.
Ia menemui kedua anak-anak yang sedang berlarian itu, sehingga anak yang satu menghentikan pengejarannya.

“Adik, kakak kalian ada di rumah?”

“Ada! (dengan semangat menjawab Pucagi)”
(Bergegas memasuki gubuk mereka)

“Kak Ruli, Kak Ruly, ada yang mencari kakak di luar.”

”Cantiiiiiik sekali!!!!” Anak kecil yang satu ini nampaknya begitu menyukai Pucagi.

“Iya kah? Wah, Kakak merasa tersanjung sekali kalau begitu. Sebentar ya Kakak temui dulu tamu Kakak. Kalian tetap di sini ya.”

Pemuda itu merapihkan rambutnya kemudian bergegas menuju halaman depan.

Ia melihat punggung Pucagi, kemudian, “Ehm, (mencoba menarik perhatian Pucagi) maaf Uni mencari saya?”
Pemuda itu mendekati Pucagi, Pucagi segera mebalikan badan.

Seketika waktu serasa terhentikan, bumi seakan-akan berhenti berputar, dan detak jantung kedua dari mereka berdetak dengan amat cepat.
Pemuda itu ternyata hidup dengan serba keterbatasan, ia memiliki banyak adik dan ia sendiri sudah tak punya orang tua, ia harus menjadi ayah, ibu, sekaligus kakak untuk keempat adiknya. Pantas saja pada waktu itu ia lari terpingkal-pingkal saat berpapasan dengan Pucagi yang nyata-nyata hanya dapat membuat pria terlena, ia harus segera member adiknya yang pada waktu itu terkena malaria.

Ruli mempersilakan Pucagi masuk ke gubugnya, ia sebenarnya malu mempersilakan Pucagi yang begitu cantik ke dalam gubug reot yang serba keterbatasan. Tetapi tamu tetaplah seorang tamu, ia memperlakukan Pucagi dengan sangat sopan.

“Maaf, nama saya Pucagi, maksud kedatangan Saya adalah Saya ingin mengambil kembali selendang itu.” (sambil menunjuk ke selendang pink yang dikenakan oleh salah satu adik Ruli)
Ruli mengulurkan tangannya untuk mengajak Pucagi berjabat tangan, dengan suara yang sedikit bergetar, Ruli menyebutkan namanya, “Saya Ruli, Uni Pucagi.”

Mereka sedikit banyak mulai berbincang tentang berbagai hal yang mereka sukai. Suasana mulai mencair. Tetapi jin pengikut Pucagi mulai gundah dan segera membisikkan perintah untuk segera pulang ke Bukitinggi.

Pucagi segera pamit dan mendapatkan selendangnya kembali.
Di perjalanan, jin pengikut Pucagi semakin resah, ia meminta Pucagi untuk menjadikan Ruli sebagai tumbal Bukitinggi berikutnya. Bagi jin pengikut, Ruli adalah seorang yang memenuhi syarat sebagai tumbal, ia hampir menjadi seorang manusia sempurna. Pucagi bingung, ia tidak mau kehidupannya hanya seperti ini, mengorbankan nyawa para warga lelaki untuk penunggu Bukitinggi, kadang ia merasa betapa tidak adilnya hidup ini, mengapa harus dirinya yang dijadikan juru kunci Bukitinggi, saat tak ada korban justru bencana besar datang menghampiri seluruh Bukitinggi.

Pucagi semakin didesak oleh jin pengikutnya tapi bukan kepalang, Pucagi sangat mencintai Ruli.

Ia menangis meronta-ronta, tapi tak ada yang dapat ia lakukan. Ia tidak mau membunuh Ruli yang sangat ia cintai, berbeda dengan apa yang telah ia lakukan kepada pria-pria sebelumnya.

Pucagi mengambil pedang dari kotak itu, dan berlari menuju Ruli.
Ruli terkejut melihat Pucagi berlari kepadanya sembari membawa pedang yang begitu tajam.

“Maafkan aku, Ruli… Aku benar-benar mencintaimu.”

Pucagi menebaskan pedangnya,

Ia menebaskan pedangnya ke arah kemaluan Ruli,

Pucagi menghilang…

Ruli jatuh terkulai, ia tak berdaya. Adik-adiknya berlarian menghampirinya.

Ruli terbebas menjadi seorang tumbal dan masih tetap hidup dengan kondisi tubuh yang cacat.
Sementara Pucagi tetap menjadi seorang Pucagi.

Daftar Film Lengkap : Versi AFI 10 Top 10

Setiap orang tentunya punya versi tersendiri bila ditanya tentang apa film terbaik yang pernah ditontonnya. Kali ini, American Film Institute menurunkan film-film terbaik sepanjang sejarah dalam versi mereka dalam tajuk “AFI’s 10 Top 10”.

Pilihan AFI ini didasarkan kepada pilihan seribu lima ratus juri dari kalangan artis, kritikus dan sejarahwan. Film-film yang masuk nominasi dikelompokkan dalam sepuluh kategori, mulai dari film animasi hingga film epic.

Namanya juga film-film terbaik sepanjang masa, tentunya semua film, yang dari jaman jadul sampai sekarang masuk hitungan. Masuk akal jadinya, jika film To Kill o Mockingbird produksi tahun 1962 yang menjadi pemenang untuk genre Courtroom Drama, kurang dikenal anak jaman sekarang. Padahal film ini mengalahkan Kramer Vs. Kramer (1979) dan A Few Good Men (1992) yang lebih populer.

Lihat pula, misalnya The Lord of The Rings: The Fellowship of Ring (2001), yang harus puas bertengger di posisi dua, di bawah The Wizard of Oz (1939) untuk genre fantasi. Sementara itu film legendaris The Godfather (1972) bertahta di kursi nomor 1 genre gangster dan sekuelnya The Godfather Part II (1974) di urutan ketiga, hanya dikalahkan oleh Goodfellas (1990)

Dari seluruh film pilihan, sutradara Alfred Hitchcock menempatkan empat filmnya di dalam daftar. Sementara Steven Spielberg dan Stanley Kubric, masing-masing tiga film. (dans)

Berikut daftar lengkap AFI 10 Top 10.

ANIMATION

1. “Snow White and the Seven Dwarfs,” 1937.

2. “Pinocchio,” 1940.

3. “Bambi,” 1942.

4. “The Lion King,” 1994.

5. “Fantasia,” 1940.

6. “Toy Story,” 1995.

7. “Beauty and the Beast,” 1991.

8. “Shrek,” 2001.

9. “Cinderella,” 1950.

10. “Finding Nemo,” 2003.

FANTASY

1. “The Wizard of Oz,” 1939.

2. “The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring,” 2001.

3. “It’s a Wonderful Life,” 1946.

4. “King Kong,” 1933.

5. “Miracle on 34th Street, 1947.

6. “Field of Dreams,” 1989.

7. “Harvey,” 1950.

8. “Groundhog Day,” 1993.

9. “The Thief of Bagdad,” 1924.

10. “Big,” 1988.

GANGSTER

1. “The Godfather,” 1972.

2. “Goodfellas,” 1990.

3. “The Godfather Part II,” 1974.

4. “White Heat,” 1949.

5. “Bonnie and Clyde,” 1967.

6. “Scarface: The Shame of a Nation,” 1932.

7. “Pulp Fiction,” 1994.

8. “The Public Enemy,” 1931.

9. “Little Caesar,” 1930.

10. “Scarface,” 1983.

SCIENCE FICTION

1. “2001: A Space Odyssey,” 1968.

2. “Star Wars: Episode IV — A New Hope,” 1977.

3. “E.T. the Extra-Terrestrial,” 1982.

4. “A Clockwork Orange,” 1971.

5. “The Day The Earth Stood Still,” 1951.

6. “Blade Runner,” 1982.

7. “Alien,” 1979.

8. “Terminator 2: Judgment Day,” 1991.

9. “Invasion of the Body Snatchers,” 1956.

10. “Back to the Future,” 1985.

WESTERN

1. “The Searchers,” 1956.

2. “High Noon,” 1952.

3. “Shane,” 1953.

4. “Unforgiven,” 1992.

5. “Red River,” 1948.

6. “The Wild Bunch,” 1969.

7. “Butch Cassidy and the Sundance Kid,” 1969.

8. “McCabe & Mrs. Miller,” 1971.

9. “Stagecoach,” 1939.

10. “Cat Ballou,” 1965.

SPORTS

1. “Raging Bull,” 1980.

2. “Rocky,” 1976.

3. “The Pride of the Yankees,” 1942.

4. “Hoosiers,” 1986.

5. “Bull Durham,” 1988.

6. “The Hustler,” 1961.

7. “Caddyshack,” 1980.

8. “Breaking Away,” 1979.

9. “National Velvet,” 1944.

10. “Jerry Maguire,” 1996.

MYSTERY

1. “Vertigo,” 1958.

2. “Chinatown,” 1974.

3. “Rear Window,” 1954.

4. “Laura,” 1944.

5. “The Third Man,” 1949.

6. “The Maltese Falcon,” 1941.

7. “North By Northwest,” 1959.

8. “Blue Velvet,” 1986.

9. “Dial M for Murder,” 1954.

10. “The Usual Suspects,” 1995.

ROMANTIC COMEDY

1. “City Lights,” 1931.

2. “Annie Hall,” 1977.

3. “It Happened One Night,” 1934.

4. “Roman Holiday,” 1953.

5. “The Philadelphia Story,” 1940.

6. “When Harry Met Sally …,” 1989.

7. “Adam’s Rib,” 1949.

8. “Moonstruck,” 1987.

9. “Harold and Maude,” 1971.

10. “Sleepless in Seattle,” 1993.

COURTROOM DRAMA

1. “To Kill a Mockingbird,” 1962.

2. “12 Angry Men,” 1957.

3. “Kramer Vs. Kramer,” 1979.

4. “The Verdict,” 1982.

5. “A Few Good Men,” 1992.

6. “Witness for the Prosecution,” 1957.

7. “Anatomy of a Murder,” 1959.

8. “In Cold Blood,” 1967.

9. “A Cry in the Dark,” 1988.

10. “Judgment at Nuremberg,” 1961.

EPIC

1. “Lawrence of Arabia,” 1962.

2. “Ben-Hur,” 1959.

3. “Schindler’s List,” 1993.

4. “Gone With the Wind,” 1939.

5. “Spartacus,” 1960.

6. “Titanic,” 1997.

7. “All Quiet on the Western Front,” 1930.

8. “Saving Private Ryan,” 1998.

9. “Reds,” 1981.

10. “The Ten Commandments,” 1956.

Penyanyi Asal Indonesia Sukses Tembus Tangga Lagu Dunia

Written by Original Content Publisher and Copyright Owner.
Respectfully republished by Jonathan Simamora for Koranbaru.com

Hanya dalam hitungan minggu, klip single perdana Meeghan Henry, penyanyi remaja asal Indonesia, “When I’m 18,” yang diproduksi oleh produser Ronnie King, masuk tangga musik di seluruh dunia. Sekarang diva pop 15 tahun ini semakin mengibarkan namanya di industri musik pop Amerika dengan terpilihnya klip lagu “When I’m 18″ sebagai nominasi ajang tahunan Hollywood Music Media Awards (HMMA).

Malam penghargaan Hollywood Music Media Awards sendiri akan berlangsung pada Kamis, 18 November 2010, di Kodak Theater, Hollywood . Acara ini akan diselingi penyambutan dengan red carpet, sebagai bentuk penghargaan kepada insan musik yang mendedikasikan karya-karya secara independen dalam medium visual.

http://www.meeghanhenry.com/wp-content/gallery/photoshoot-by-yansensetiawan/MeeghanHenry12.jpg

Klip lagu Meeghan dinilai kreatif dan terintegritas secara visual dalam sebuah karya video. Disutradarai oleh Li Lu dan diproduksi oleh Hugh Hung, dua lulusan University of Southern California, pengambilan gambar “When I’m 18″ berhasil mengajak penonton ke dalam imajinasi seorang gadis remaja (Meeghan Henry) yang bersemangat, memiliki mimpi, namun tetap trendi dan menyenangkan.

Sejak Meeghan merilis “When I’am 18″di akhir bulan Juli, lagu itu telah tersedia dalam versi rock dan pop melalui iTunes (http://itunes.apple.com/us/artist/meeghan-henry/ id367070414).

Track list “When I’m 18″ di beberapa tangga lagu Amerika :
Posisi 3 Top 30 Chart / IMN
Posisi 6 Hot AC40 Chart Indie / NMW
Posisi 16 Main Chart AC40 / NMW
Posisi 15 FMQB / ACQB Top 200 Chart
Posisi 18 Hot 100 Chart / NMW

Meeghan juga telah merilis single lain berjudul “Fallin’ for You,” diproduksi oleh CMINOR (Timotius Zimnoch) dan telah diposting di iTunes dalam versi bahasa Inggris pada tanggal 15 September lalu.

Rencananya versi bahasa Indonesia “Fallin’ for You,” akan tersedia di iTunes sebelum November (judul “Jatuh Cinta”). Video klip kedua Meeghan juga sudah dapat dinikmati di Youtube mulai 1 Oktober 2010, dengan produksi video klip masih dipercayakan kepada Li Lu dan Hugh Hung.

Mengawali kiprahnya tahun ini, penampilan Meeghan cukup mengundang perhatian. Termasuk ketika tampil berduet dengan Colby O’Donis di Beverly Hills, Februari lalu.

Sejak itu pula, dia banyak terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti tampil di Indonesian Day di San Francisco Union Square, Annual Holland Festival in Long Beach di Union Square, San Francisco’s Times Square, dan di Disney’s House of Blues.

Dia juga baru saja tampil dalam acara Full Moon Festival for the Chinese American Celebration tanggal 12 September lalu. Sementara dalam waktu dekat Meeghan akan tampil di The Art Festival at Hollywood ‘s Church of Scientology Celebrity Centre tanggal 9 Oktober, serta melakukan promosi sekaligus berlibur ke Indonesia pada November nanti.

Meski mulai sibuk dengan karirnya, Meeghan tetap menjalani kehidupan remaja sebagaimana biasa. Ia kini memilih home schooling, dan sedang belajar keras untuk masuk perguruan tinggi favorit.

Download Lagu Meegan Henry – When I’m 18