Sampai saat ini
Sudah beberapa kali ia menemui alasan agar air matanya dapat menetes
Namun beberapa kali itu juga ia gagal meneteskan air mata
Ia tak tahu mengapa air mata itu memilih bersarang di kelenjar air matanya
Mungkin di sana adalah tempat yang nyaman untuk bersembunyi

Bukan lagi karena ketidakbahagiaan orang-orang yang ia cintai
Bukan karena alasan bahwa ia tidak bertemu dengan kebenaran
Bukan karena harga diri yang tersayat karena sesuatu yang tidak ia lakukan
Bukan karena rasa yang harus dipendam karena alasan lain yang lebih penting
Tetapi karena keempat hal tersebut sudah ia pendam ratusan hari lamanya

Pada akhirnya air matanya menetes, mengalir
Pada akhirnya ia memilih malam hari
Malam yang tanpa bulan
Malam yang tanpa bintang
Malam yang tanpa kehangatan
Malam yang tanpa senyuman
Malam yang hanya gelap dan penuh kesendirian

Walau tangis senantiasa membawa kesedihan
Namun setelah ini, mungkin tak akan ada lagi seorang dia yang selalu berpura-pura menjadi kuat
karena kesendiriannya menguatkannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *