Rembulan

Dear malam,
Aku menyayangkan malam ini
Rasanya bukan hanya gelap, namun sepi ikut larut menyelimuti malamku
Aku merindukan hangatnya rembulan yang setidaknya menampakan rupanya walau tidak sempurna

Dear malam,
Kau tahu apa yang membuat aku merindukan rembulan?
Karena sinar yang terpancarkan membuat malamku tidak lagi gelap
Karena hadirnya meyakinkanku bahwa ia tetap akan hadir walau tidak sepanjang waktu menampakan dirinya
Karena kau tahu? Bahwa aku merasakan  kedamaian jika melihat rupanya

Dear malam,
Aku tahu rembulan tidak akan pernah bisa aku miliki
Dan tidak mungkin juga untuk selalu menampakan dirinya
Aku berharap di suatu kehidupan nanti, aku boleh meminta agar aku dan rembulan memang diciptakan untuk selalu bersama
Tanpa harus menunggu malam untuk datang

Dear malam,
Terima kasih untuk datang malam ini
Terima kasih sudah menyadarkanku bahwa begdoa terucap untuk sang rembulan
Semoga rembulan selalu menikmati perannya sebagai penerang di malam hari

Happy Birthday, My Dearest Friend

Orang yang selalu membuat gw jadi diri sendiri
Orang yang selalu menyediakan telinganya buat dengerin celotehan gw
Orang yang selalu siap kapan pun gw butuh pertolongan
Orang yang selalu sabar, capek, dan panas-panasan cuma buat nemenin gw
Orang yang selalu tulus mengorbankan apa yang bisa dia berikan buat gw

Semoga kehidupan lo dominan ya bahagianya
Dominan sehatnya
Dominan sejahteranya

Apapun itu semoga selalu diberkahi
Makin hari makin baik, terus tetap baik

Rasa sayang gw sama lo, sama seperti gw sayang sama mantan kucing gw yang telah lama hilang 🤣
Dah ah…

Cadet

Hei, langit….
Mengapa warnamu kala itu sangat indah?
Ungu kehitaman… warnamu cantik sekali

Aku punya impian untuk langsung bisa menatap warna indahmu di malam hari
Dari tempat tidurku
Bersama pangeran berkudaku

Langit, malam ini, kau nampak sangat gelap
Tapi inilah warna naturalmu bukan?
Kau tetap sempurna

Langit,
Mungkin setelah ini tidak akan ada lagi bintang yang selalu antusias bertanya kapan waktunya matahari muncul
Bertanya kapan waktunya matahari bisa menorehkan warna cerah
Bertanya kapan matahari bisa bersinar sepanjang waktu

Dan

Bertanya apakah mungkin matahari dan bintang muncul bersamaan?

Karena semua akan kekal seperti cerita-cerita dongeng

Mencintai itu Perkara Mudah

Mengingat-ingat waktu di mana pertama kali
Kau mendaratkan bibirmu di bibirku
Sayangnya, aku gagal mengingatnya
Sama seperti kegagalanmu untuk mempertahankan agar aku selalu mendampingimu

Aku tidak akan pernah lupa bagaimana raut wajahmu
Raut wajah ketika kau menjelaskan sesuatu dengan sejujur-jujurnya
Raut wajah ketika kau mengkhawatirkanku secemas-cemasnya
Raut wajah ketika kau dan aku bertengkar masalah sepele sehingga terjadi tragedi payung terbang

Mencintai bukan perkara yang sulit bagiku
Aku mencintaimu sejak dulu, sekarang, dan sampai kapan pun
Walau aku tahu, kisah yang kita rajut hanya hitungan tahun
Bukan puluhan tahun seperti kebanyakan film romantis di bioskop

aku berharap kau di sana
juga mendengarkan lagu yang sama
yang membuat aku ingin memutarnya berulang kali

karena saat mendengar lagu ini
membuatku merasa sedang bersamamu
membuatku merasa bisa melihat senyummu
membuatku merasa bisa mendengar tawamu
membuatku merasa bisa merasakan kehangatan atmosfer yang selalu mengelilingi saat kita bersama

aku menutup mata
menarik nafas terdalam
mensyukuri kenangan yang telah banyak terukir
kenangan yang selalu bermakna

dan apakah kau tahu?
aku tidak pernah bosan mengenangmu
karena seharusnya memang cinta tidak pernah membosankan

Jalan yang Tersesat

Jalan yang Tersesat

Bisakah kau menikmati saat kau tidak menemukan jalan yang benar?
Jalan yang seharusnya kau lalui untuk segera sampai kepada tujuanmu
Namun kau malah menapaki jalan yang keliru
Waktumu banyak terbuang percuma
Membuat mood berantakan

Detik-detik yang berjalan lambat
Pemandangan kendaraan-kendaraan yang padat merayap
Bunyi klakson yang saling bersahutan
Freon pendingin tidak mampu meredakan panasnya hati manusia

Kau tidak akan mampu menikmati waktu tersesatmu
Kecuali …

Dan saat aku tersesat bersamanya,
Aku tidak perlu bergelut dengan amarah
Aku tidak perlu menata mood yang berantakan
Aku tidak perlu menyesal membuang waktuku

Akan kususuri jalan mana pun
Jalan yang bahkan tidak pernah kukenali
Karena bersamanya selalu membuatku sempurna

Photo

Sudah lama diriku berjibaku dengan ilusi
Ilusi yang penuh kehampaan dan ketidakbahagiaan
Aku pikir hati ini tidak akan pernah terkait kembali

Melodi-melodi itu mulai berputar
Melodi-melodi yang menjadi saksi betapa bahagia kehidupan itu
Aku mulai bisa merasakan ada getaran kebahagiaan itu kembali
Membuatku merasa berada sangat dekat denganmu
Dan tanpa sadar senyum termanis terukir di wajahku

Memang banyak hal yang sudah berubah
Tapi kenangan-kenangan ini akan tetap kekal
Walau membuahkan rindu yang tidak akan pernah terbalaskan

Aku kehilangan,
Sedang aku tidak pernah memiliki

Photo

Sampai saat ini
Sudah beberapa kali ia menemui alasan agar air matanya dapat menetes
Namun beberapa kali itu juga ia gagal meneteskan air mata
Ia tak tahu mengapa air mata itu memilih bersarang di kelenjar air matanya
Mungkin di sana adalah tempat yang nyaman untuk bersembunyi

Bukan lagi karena ketidakbahagiaan orang-orang yang ia cintai
Bukan karena alasan bahwa ia tidak bertemu dengan kebenaran
Bukan karena harga diri yang tersayat karena sesuatu yang tidak ia lakukan
Bukan karena rasa yang harus dipendam karena alasan lain yang lebih penting
Tetapi karena keempat hal tersebut sudah ia pendam ratusan hari lamanya

Pada akhirnya air matanya menetes, mengalir
Pada akhirnya ia memilih malam hari
Malam yang tanpa bulan
Malam yang tanpa bintang
Malam yang tanpa kehangatan
Malam yang tanpa senyuman
Malam yang hanya gelap dan penuh kesendirian

Walau tangis senantiasa membawa kesedihan
Namun setelah ini, mungkin tak akan ada lagi seorang dia yang selalu berpura-pura menjadi kuat
karena kesendiriannya menguatkannya