Rembulan

Dear malam,
Aku menyayangkan malam ini
Rasanya bukan hanya gelap, namun sepi ikut larut menyelimuti malamku
Aku merindukan hangatnya rembulan yang setidaknya menampakan rupanya walau tidak sempurna

Dear malam,
Kau tahu apa yang membuat aku merindukan rembulan?
Karena sinar yang terpancarkan membuat malamku tidak lagi gelap
Karena hadirnya meyakinkanku bahwa ia tetap akan hadir walau tidak sepanjang waktu menampakan dirinya
Karena kau tahu? Bahwa aku merasakan  kedamaian jika melihat rupanya

Dear malam,
Aku tahu rembulan tidak akan pernah bisa aku miliki
Dan tidak mungkin juga untuk selalu menampakan dirinya
Aku berharap di suatu kehidupan nanti, aku boleh meminta agar aku dan rembulan memang diciptakan untuk selalu bersama
Tanpa harus menunggu malam untuk datang

Dear malam,
Terima kasih untuk datang malam ini
Terima kasih sudah menyadarkanku bahwa begdoa terucap untuk sang rembulan
Semoga rembulan selalu menikmati perannya sebagai penerang di malam hari

Cadet

Hei, langit….
Mengapa warnamu kala itu sangat indah?
Ungu kehitaman… warnamu cantik sekali

Aku punya impian untuk langsung bisa menatap warna indahmu di malam hari
Dari tempat tidurku
Bersama pangeran berkudaku

Langit, malam ini, kau nampak sangat gelap
Tapi inilah warna naturalmu bukan?
Kau tetap sempurna

Langit,
Mungkin setelah ini tidak akan ada lagi bintang yang selalu antusias bertanya kapan waktunya matahari muncul
Bertanya kapan waktunya matahari bisa menorehkan warna cerah
Bertanya kapan matahari bisa bersinar sepanjang waktu

Dan

Bertanya apakah mungkin matahari dan bintang muncul bersamaan?

Karena semua akan kekal seperti cerita-cerita dongeng

Perbandingan Otak Pria dan Wanita

1. TUGAS GANDA
Wanita – Proses Majemuk
Otak wanita dirancang untuk berkonsentrasi pada beberapa tugas sekaligus. Wanita bisa nonton TV dan bicara melalui telepon sambil memasak.

Pria – Proses Tunggal
Otak pria dirancang untuk berkonsentrasi hanya pada satu tugas dalam satu waktu. Pria tidak bisa menonton TV dan berbicara melalui telepon pada saat yang sama. Mereka berhenti menonton TV kemudian berbicara. Mereka hanya akan dapat menonton TV saja atau berbicara melalui telepon saja atau memasak saja.

2. BAHASA
Wanita dapat mempelajari banyak bahasa dengan mudah, tetapi mereka tidak dapat memecahkan masalah dengan mudah. Pria tidak dapat belajar bahasa dengan mudah, tetapi mereka dapat memecahkan masalah dengan mudah. Itu sebabnya rata-rata seorang anak perempuan berusia 3 tahun memiliki kosakata tiga kali lebih tinggi dari seorang anak laki-laki berusia 3 tahun.

3. KETERAMPILAN ANALISIS
Otak pria memiliki banyak ruang untuk menangani proses analisis. Mereka dapat menganalisis dan mencari solusi untuk merancang peta bangunan dengan mudah. Jika peta kompleks dipandang wanita, mereka tidak dapat memahaminya. Wanita tidak bisa memahami detail dari peta dengan mudah, bagi mereka itu hanya tumpukan garis pada kertas.

4. BERKENDARA MOBIL.
Selama mengendarai mobil, ruang analisis pria digunakan otaknya. Mereka bisa mengendarai mobil dengan cepat. Jika mereka melihat sebuah objek pada jarak jauh, otaknya segera mengklasifikasikan objek (bis atau van atau mobil) beserta arah dan kecepatan objek dan mereka dapat berkendara dengan baik. Sedangkan wanita membutuhkan waktu yang lama untuk mengenali objek / arah / kecepatan. Proses pemikiran pria tunggal sehingga akan mematikan audio mobil (jika ada), kemudian berkonsentrasi hanya pada mengemudi.

5. BERBOHONG
Ketika pria berbohong di depan wanita, mereka tertangkap dengan mudah. Secara alami otak wanita dapat mengamati ekspresi wajah 70%, 20% bahasa tubuh dan kata-kata yang berasal dari 10% mulut. Otak pria tidak memiliki ini. Wanita mudah berbohong di depan pria. Jadi para pria sebaiknya jangan berbohong dengan menatap wajah sang wanita.

6. PEMECAHAN MASALAH
Jika seorang pria memiliki banyak masalah, otaknya jelas mengklasifikasikan masalah dan menempatkan mereka di ruang tersendiri dalam otak, kemudian menemukan solusi masalah satu per satu. Anda dapat melihat banyak orang yang melihat langit untuk waktu yang lama. Jika seorang wanita memiliki banyak masalah, otaknya tidak bisa mengklasifikasikan masalah. dia ingin ada orang mendengarnya. Setelah menceritakan segala sesuatu untuk seseorang, ia pergi dengan gembira ke tempat tidur. Ia tidak khawatir apa masalahnya terpecahkan atau tidak.

7. YANG MEREKA INGINKAN
Pria ingin status, sukses, solusi, proses yang hebat, dll. Sedangkan wanita ingin hubungan, teman, keluarga, dll.

8. KETIDAKBAHAGIAAN
Jika wanita tidak puas dengan hubungan mereka, mereka tidak dapat berkonsentrasi pada pekerjaan mereka. Jika pria tidak puas dengan pekerjaan mereka, mereka tidak dapat berkonsentrasi pada hubungan mereka.

9. PIDATO
Wanita menggunakan bahasa tidak langsung dalam pidato. Tapi pria menggunakan bahasa langsung.

10. PENANGANAN EMOSI
Wanita banyak bicara tanpa berpikir. Pria bertindak banyak tanpa berpikir.

Siapa Bintang Video Klip Call Me Maybe – Carly Rae Jepsen?

Mari kita ulas behind the scenes video klip “Call Me Maybe”:

Video klip “Call Me Maybe” ditulis dan disutradarai oleh Ben Knechtel. Ide utama di balik konsep Video klip  “Call Me Maybe” adalah memiliki twist ending, Ben Knechtel tidak ingin membuat video seperti kisah cinta anak muda kebanyakan ‘seorang anak laki-laki bertemu dengan seorang gadis’.

Video klip “Call Me Maybe” sudah ditonton lebih dari 100 juta kali di Vevo dan YouTube pada 10 Juni 2012.

Video klip “Call Me Maybe” dimulai saat Jepsen memata-matai tetangganya yang sedang memotong rumput di halaman rumahnya, ia adalah Holden Nowell. Nowell pria yang sangat tampan, lengkap dengan tubuhnya yang sangat atletis. Videonya semakin membuat para remaja terpikat dengan Nowell saat ia melepas kaosnya. Ada adegan lucu di dalam video saat Nowell sempat memergoki Jepsen yang sedang memperhatikannya, namun Jepsen langsung bersembunyi di bawah jendela. Adegan kemudian berlanjut ke garasi, tempat ia berlatih lagu dengan band-nya.

Setelah latihan, teman-teman bandnya mendorong Jepsen untuk pergi mencuci mobilnya agar ia mendapat perhatian dari Nowell. Berbagai pose ia lakukan sampai ia jatuh dari kap mobil dengan. Nowell kemudian membantu Jepsen untuk bangun, dan menonton band Jepsen yang sedang berlatih lagu. Setelah Jepsen menuliskan nomor teleponnya, Jepsen melihat Nowell mendekati salah satu teman bandnya, dan siapa sangka bahwa Nowell menunjukkan bahwa ia gay.

Video tersebut menerima tiga nominasi pada tahun 2012 MuchMusic Video Awards di kategori Video Fave UR, Pop Video of the Year, dan Video of the Year.

Aku Belum Pernah Berciuman dengan Siapapun

Aku menyadari aku memang anak manja. Teringat saat aku pindah ke kosan baruku, aku membawa segudang barang-barangku. Bahkan aku diantar oleh dua sepeda motor, yang satu dikendarai ayahku dan yang lainnya oleh kakak sepupuku. Belum cukup itu saja, di perjalanan pun kami sempat kehujanan dan berteduh. Tidak ada hal lain yang aku pikirkan saat itu, tidak ada masalah percintaan, masalah keuangan, masalah kekurangan kasih sayang, atau masalah lainnya di saat itu. Aku begitu menikmati hujan itu dan saat aku mengetikan sepenggalan tulisan ini, hujan pun ikut menemani, aku masih bisa merasakan hangatnya waktu itu. Tiba-tiba air mataku tak terbendung, aku ingin kembali ke masa itu, aku merindukannya.

Aku mendapati kosan dengan jarak sekitar 300 meter dari kampusku, kamarnya ukuran 2×2,5 m2. Ibuku, ia tidak bisa meninggalkanku, ia bahkan menginap sampai 3 hari di kosanku. Aku ingat saat itu bulan ramadhan. Ibuku yang mencari makan untukku, ia benar-benar menyayangiku sampai-sampai ia rela seperti itu demi anaknya. Sisi buruknya, aku menyadari bahwa aku sebagai anak memang sudah keterlaluan.

Hari pertama aku mengikuti orientasi, membosankan. Aku merasa dikelilingi para penumpang mudik. Aku tidak bisa menelaah apa yang mereka katakan. Beberapa mata menatapku seakan mereka ingin memakanku. Hai kawan, apa yang salah denganku? Apa aku berbeda dengan kalian? Aku juga manusia, tolong jangan menatapku seperti itu.

Beberapa dialog yang aku tidak mengerti masuk-keluar di telingaku. Aku bosan, pikiranku mulai melayang ke masa putih abu-abu. Pikiran bodoh terbesit di benakku, aku, aku belum pernah berciuman dengan siapapun!

Dan tiada mengapa kelompokku menunjukku secara aklamasi sebagai ketua kelompok, aku tidak menyadari mengapa bisa begini jadinya. Seorang aku menjadi ketua kelompok dengan nomor 78. Angka yang cukup aku ingat di kala itu atau hanya itu yang aku ingat di hari itu.

Setelah ditunjuk sebagai ketua, tiba-tiba aku mengatakan kepada ibuku, aku mau pulang ke rumah, dan ibuku mengiyakan. Aku pulang bersama ibuku, meninggalkan semua kebosanan di sana.

Keyakinan

Saat daftar ulang, aku ditemani oleh ibuku. Sepertinya ia sangat bersemangat, terpancar sekali kebahagian yang luar biasa di matanya. Aku merasakan betapa hebatnya kasih sayang seorang ibu. Ia banyak mengatakan segala macam impiannya saat nanti aku telah lulus dari sekolah tinggi itu.

Tiga kali pergantian bus umum, aku begitu lelah. Sampai di depan sekolah tinggi itu, aku menatap sebuah papan nama dengan jelas, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), yang akan menjadi kampus tercinta selama tiga tahun ke depan. Aku tak heran lagi dengan pemandangan di sekeliling kompleks kampus, banyak lahan kosong dengan tumbuhan liarnya, beberapa hewan berkeliaran bak rumahnya yang begitu luas, gedungnya tua dan usang, seakan mencerminkan keadaan Negara yang memeliharanya tanpa cinta kasih.

Aku tak memperdulikan hal-hal yang aku dapati ketika itu. Aku bosan, panas, lapar, hanya itu yang bisa aku keluhkan. Antrian begitu panjang, mereka-mereka sepertinya bahagia sekali, tapi tak terekam jelas satu pun wajah mereka saat itu. Ya, aku memang seapatis itu sejak dulu.

Beberapa orang memperhatikan penampilanku, oh ternyata memang aku salah kostum. Ops.. harusnya menggunakan seragam putih dengan bawahan hitam, sementara aku mengenakan blue jeans lengkap dengan kaus oblong.

Ada seorang ibu yang nampaknya calo kos-kosan mencoba untuk mendekati aku dan ibuku, ia sekan berbaik hati memberikan bantuan. Tapi adakah bantuan yang bisa diberikan seorang manusia kini jika tanpa balas jasa? Aku pikir, tidak ada. Kami menyetujui untuk menerima bantuannya, toh apalagi yang kami bisa lakukan. Aku berganti pakaian di pos satpam, lalu aku menuju lokasi daftar ulang yang sangat rumit. Membutuhkan waktu lebih dari 3 jam untuk melengkapi semuanya.

Di tempat pemberhentian terakhir aku bertemu dengan seorang panitia yang menyambutku dengan meriah. Namanya Sofi, sepertinya sekarang dia sudah lupa denganku. 🙁 Dia adalah salah seorang guru bimbel STAN untuk BMC. Aku ingat pernah banyak melakukan banyak hal yang mebuat Kak Sofi hafal denganku. Ia hanya mengatakan bahwa ia sudah yakin aku pasti akan lolos USM STAN.

Keyakinan… sederhana memang, tapi kadang keyakinan itu akan membawa kita kepada suatu hal yang kita inginkan.

Namanya Desi, Desi Diarnitha

Berlomba-lombalah anak bangsa untuk memasuki sebuah sekolah tinggi ternama di pinggiran Jakarta. Walaupun letaknya di pinggiran Jakarta tetapi nyatanya sekolah tinggi itu banyak mencetak orang-orang besar yang kerap membanggakan khalayak ramai, tapi sayang tak luput sekolah tinggi itu pun juga mencetak sampah masyarakat yang kerap mengrogoti kekayaan negara.

Ada salah seorang siswi dari Jakarta ternyata yang berhasil memasuki sekolah tinggi itu. Tetapi tak disangka ia justru berat hati menerimanya karena orang tuanya tidak mampu untuk membiayainya apabila ia kuliah di universitas tempat cita-citanya tertanam. Tak banyak yang harus dilakukan olehnya, namun ia tetap tersenyum demi kebahagiaan kedua orang tuanya.

Seperti saat SMA-nya dulu, ia berpikir takkan banyak yang akan berubah. Caranya belajar mungkin akan sama, caranya berpenampilan mungkin akan sama, perlakuan teman-temannya terhadapnya mungkin akan sama, semua mungkin akan berjalan sebagai mana mestinya saat ia duduk masih mengenakan rok abu-abu.

Ia menatap langit-langit rumahnya, tiada langit-langit yang ia tatap, tatapannya jatuh pada asbes yang tersusun rapi sebagai pelindung rumahnya dari terik matahari dan hujan. Rumahnya begitu sederhana tetapi membawa kehangatan yang luar biasa. Ia memikirkan betapa mudahnya ia mendapati kelulusan di berbagai tes masuk sekolah tinggi dan kini ia hanya tinggal memilih mana yang ia kehendaki.

Siswi itu bernama Desi, Desi Diarnitha, sebuah nama yang akan banyak memberikanmu penghargaan atas hidupmu.

Kriteria Pria Idaman Seorang Wanita

Kriteria pria idaman tiap wanita berbeda-beda. Memang benar, aku menyadari hal itu sangat benar. Aku pun punya kriteria sendiri untuk memilih siapa yang akan menjadi suamiku kelak.
Aku akan mencoba memaparkan beberapa kriteria pria idamanku. Aku meluncurkan artikel ini bukan ingin mencari jodoh lewat dunia maya, tetapi semata-mata hanya ingin berbagi kepada para pembaca di luar sana bahwa cinta itu, jangan hanya mengandalkan perasaan semata, kini kalian juga harus menggunakan otak kalian untuk mempertimbangkan masak-masak sebelum jatuh sejatuh-jatuhnya dalam cinta.

Ini beberapa kriteria pria idamanku :

1. Masa Lalunya Harus Aku Bisa Terima Minimal 80 %
Mengapa kriteria pertamaku seperti ini? Orang bilang, masa lalu biarlah berlalu, yang terpenting adalah masa sekarang dan masa depan. Oke, memang pernyataan itu benar, tapi bagiku masa lalu adalah memori dan memori adalah satu-satunya kepercayaan yang dimiliki seorang manusia saat semua hal tidak lagi berguna.
Aku tidak mau pria idamanku nanti punya memori yang ‘aneh’ dalam masa lalunya. Memori kenakalan remaja yang ia lakukan bersama teman-temannya atau bahkan pacarnya. Aku juga tidak mau dia memiliki memori percintaan yang terlalu dalam terhadap mantannya. Aku benar-benar tidak menginginkan hal itu.
Bagiku masa lalu adalah bagian terpenting dari seorang manusia dan masa lalu takkan pernah bisa kita ubah.

2. Pengorbanan
Mungkin kata ini secara umum bisa mendefinisikan bagaimana cinta itu. Beberapa orang mengatakan cinta adalah pengorbanan. Aku lumayan setuju, walaupun tidak sepenuhnya setuju.
Pengorbanan adalah salah satu tolak ukur terpenting untuk mengetahui seberapa besar seseorang cinta kepadaku. Kalau selama ini pengorbanannya hanya sekadarnya saja, ya berarti dia hanya cinta kepadaku juga hanya sekadarnya saja.
Kita bisa mengetahuinya dari berbagai macam cara, apa yang sekiranya orang lain tak akan lakukan untuk kita tapi dia bisa melakukannya untuk kita. Contohnya, kalau si dia beda agama, dia rela untuk pindah agama demi aku. Haha, khayalanku terlalu memaksakan sepertinya.
Contoh masalah sederhana: Orang bilang manusia itu tidak suka diatur, kata siapa? Buktinya untuk membuat dunia ini aman dan tertib, aturan diciptakan oleh banyak orang dari mulai aturan beragama, bersosial, sampai meludah pun saja ada aturannya.
Aku bersedia diatur oleh pasanganku, selama aturan itu membuat kami merasa saling dihargai satu sama lain. Aku bersedia karena aku tahu dia pantas untuk mendapatkannya. Akan tetapi kalau pasanganku sudah mulai menunjukkan gelagat tidak suka diatur, oke lebih baik aku tidak lagi bersamanya. Aku lebih suka memberikan kebebasan kepadanya untuk tidak akan diatur-atur lagi olehku, aku akan melepaskannya.

3. Paras Wajah (Opsional)
Orang bilang, “Don’t judge a book from the cover.” Iya benar, tetapi kalau yang ini aku mencoba mempertimbangkannya masak-masak, makanya aku beri keterangan tambahan ‘opsional’, hehe… Yang artinya kriteria yang satu ini tidak mutlak alias kalau ada syukur, kalau tidak juga tidak apa-apa kok.
Aku si wanita yang suka berkhayal ini, suka sekali memimpikan beberapa aktor favoritku. Kadang aku ingin suamiku kelak memiliki wajah setampan Takashi Kashiwabara, Asthon Kutcher, Jo In-Sung, Lee Min-ho atau Rio Haryanto. Sepertinya banyak sekali ya.
Setidaknya kita akan diberikan pilihan, memilih yang terbaik di antara yang baik. Semoga saja apa yang aku inginkan sesuai dengan apa yang aku butuhkan.

4. Bisa Diterima dengan Hangat oleh Keluarganya
Ini hasrat yang timbul karena kini aku hanya seorang anak piatu. Aku ingin ibunya juga akan menyayangiku seperti anaknya sendiri, aku ingin ayahnya juga menyayangiku. Aku rindu dengan kasih sayang orang tua. Aku tidak ingin mereka seakan-akan hanya menganggapku seorang menantu yang tidak perlu diperlakukan seperti anaknya sendiri, aku hanya dianggap orang luar belaka.
Aku ingin aku dan dia bersama keluarganya melebur jadi satu. Aku ingin merasakan hangatnya kebersamaan.

Kalau salah satu dari empat kriteria di atas ada yang tidak terpenuhi, aku tidak bisa terus melanjutkan hubungan itu. Dari berbagai pengalaman yang telah aku dapat, semua kriteria itu sangat mempengaruhi kebahagian aku dan psanganku nantinya.

Kini, aku berdoa kepada Tuhan agar aku diberikan kesempatan dan kesabaran untuk bertemu dengannya kelak.

Cinta Sejati Takkan Pernah Kau Gapai

Aku berusaha menahan air mata ini terus mengalir, ya aku terus mencoba menahannya, sampai mataku ini sulit melihat papan tuts untuk mengetikkan kata-kata yang sekiranya bisa mengungkapkan kesedihanku.

Di telingaku terdengar sebuah lagu yang mengantarkanku kepada sebuah kenangan yang sangat indah, tapi ini serasa aneh sekali, air mataku semakin menggumpal di mataku. Aku wanita, wanita yang sangat rapuh sekali. Wanita yang kerap berusaha untuk berpura-pura kuat menghadapi semua ini. Wanita yang selalu berpura-pura baik kepada dunia yang kerap menjahatinya.

Selamanya Cinta dinyanyikan oleh D’Cinnamons,
….namun cintamu kasih terbit laksana bintang yang bersinar cerah menerangi jiwaku….
… rasa cinta yang tulus dari dasar lubuk hatiku….

Ya Tuhan, aku telah melakukan kesalahan terbesarku sebagai manusia. Aku tahu mengapa kau melakukan ini kepadaku, kau akan terus menyiksa hatiku sampai akhir hayatku.

Kau menghukumku, kau akan selalu menghukumku atas ini. Selamanya… selamanya…

Banyak orang yang bertanya mengapa kita tidak pernah bisa memiliki cinta sejati dalam hidup kita? Ini juga menjadi pertanyaan yang sulit untuk aku jawab. Tapi kini, aku sudah bisa menjawabnya.

Kini aku hanya meminta satu hal kepaada-Mu, Tuhan. Aku ingin dia selalu diberi kebahagiaan, sebagaimana dia membuatku begitu beruntung menjadi orang yang katanya sangat ia cintai, aku ingin Kau selalu mmenyayanginya seperti ia selalu ada untuk menyayangiku.

Aku akan selalu mencintainya sampai kapanpun juga, sampai aku menutup mataku untuk yang terakhir kali.

Aku takkan lagi mencintai seorang manusia melebihi cintaku kepada-Mu, Tuhan. Aku mengerti sekarang mengapa dulu Kau mengambilnya dariku dan memberikannya kepada wanita lain yang mungkin untuknya jauh lebih baik dariku.