Kecewa

Ada saatnya seseorang mengalami kekecewaan, kekecewaan besar, kecil, atau teramat besar.
Aku bukanlah orang yang pintar untuk bergaul, aku tidak mau banyak mengecewakan mereka-mereka yang telah lama berada di dekatku.
Aku bukanlah orang yang bertindak semauku, aku selalu memikirkan orang lain dalam mengambil tindakanku.

Kalian tahu bagaimana seseorang kecewa?
Aku tahu bagaimana kecewa itu datang dan pergi.
Datang dan pergi lagi.

Aku terlalu banyak berharap kepada manusia, banyak sekali..
Padahal hal itu hanya membuatku kecewa bukan bahagia.
Aku hanya bisa memandang lemah mereka-mereka yang telah menegecewakanku..
Dalam benakku hanya ada satu kalimat,

“Aku tidak akan pernah melakukan hal yang sama ssepertinya sehingga orang lain akan kecewa denganku.”

Janji, janji adalah awal mula dari kekecewaan seseorang.
Janji membuat sesorang akan mengharapkan sesuatu, kebahagiaan.

Aku sering sekali dijanjikan banyak hal dengan mereka yang mengaku mencintaiku.
Mungkin mereka melihat aku adalah seorang pemaaf yang kapan saja akan memaafkan mereka.
Ya, aku akan selalu memaafkan mereka.
Tapi kalian tahu bahwa, mereka telah menorehkan luka kecil di hatiku, tiap harinya, dan membuatku jera untuk berharap kepada kepada kebahagiaan.

Kamu Tidak Sesayang Aku Seperti Apa yang Kamu Bilang

Padahal dia bilang dia amat mencintaiku, dia bilang dia selalu ada di sampingku, dia bilang dia mau selalu bersamaku..
Tapi
kau tahu?
sepi yang teramat mencintaiku, lagu-lagu sendu yang selalu ada di sampingku, dan air mata yang mau selalu bersamaku.

Aku yang hanya tahu hal itu,
Tak ingin meneriakinya,
Hanya ada satu keinginan,
Aku ingin sepi, lagu-lagu sendu, dan air mata tak lagi mengerti diriku.

Aku ingin belajar hidup tanpa bayangan dirinya.
Aku hanya butuh membiasakan diri untuk tidak berharap pada manusia.
Manusia yang tak pernah tahu bagaimana harus hidup tanpa alasan.

Aku tak akan pernah berlari untuk pergi dari semua ini.
Aku lelah menggunakan kaki ini untuk menghindari awan hitam itu.

Pelangi,
Aku merindukanmu,
Sangat merindukan saat-saat semua masih sehangat pagi,
Saat semua masih seindah mawar merah muda itu,
Saat semua masih semanis kue cokelat itu,

Pelangi,
Aku tak mau kau datang setelah awan hitam datang,
Aku tahu, tanpa awan hitam pun, hujan masih dapat turun,

Aku akan memanggil hujan dengan senyum terbaikku

Datanglah hujan,
Izinkanku untuk memeluk pelangi..